Latest Products

Ciri Khas Burung Cucak Rawa

Setiap Burung memiliki karakter atau ciri khas tersendiri tak terkecuali adalah burung Cucak Rawa, yang tak lain adalah burung idaman hampir semua kicau mania, atau burung yang bikin penasaran banyak orang dan ingin tahu aslinya karena nama burung ini begitu populer hampir disemua kalangan masyarakat, bahkan sampai dibuatkan lagu untuk terus mengenangnya. Dengan memahami Ciri Khas Cucak Rawa tentunya saya berharap rekan rekan KM Kissawa bisa memelihara burung ini dengan baik sehingga kelak bisa melakukan penangkaran agar burung ini tidak hanya tinggal kenangan yang dikenang dalam sebuah lagu.


di Surabaya saya jarang mendengar ada lomba burung Cucak Rawa atau Latber yang membuka kelas Cucak Rawa, meskipun pecintanya banyak ternyata pemiliknya sedikit dan enggan membawa keluar rumah karena berbagai sebab. Padahal ciri khas cucak rawa, bila sering di ajak bepergian mental burung ini semakin kuat sehingga bila dibawa kemana pun mau berkicau karena telah terbiasa dan terlatih.

Lebih dan kurang, inilah Ciri Khas / Karakter Burung Cucak Rawa
  • Semi fighter. Burung Cucak Rowo bukanlah burung petarung murni, daya tarung yang ada pada burung ini cenderung akibat tingkat birahi pada level tertentu yang akan membuat burung ini menjaga daerah teritorialnya.
  • Sulit beradaptasi. Burung Cucak Rowo tidak mudah beradaptasi terhadap lingkungan yang baru. Disamping itu, burung ini mudah kaget apabila di sekitarnya ada sesuatu yang mengganggu ketenangannya.
  • Memiliki tingkat stress yang tinggi. Dalam kondisi tertentu, burung ini mudah panik dan stress apabila merasa terancam.
  • Mudah jinak. Dalam waktu tertentu dan perlakuan serta perawatan yang baik, burung ini mudah menjadi jinak kepada pemiliknya.
Itulah karakter dasar burung cucak rawa yang banyak disukai pecinta burung, dengan memahami karakter ini tentu saja saya berharap bisa membantu rekan rekan dalam Merawat Burung Cucak Rawa dan mengendalikan burung ini agar mau di ternak.



Setiap Burung memiliki karakter atau ciri khas tersendiri tak terkecuali adalah burung Cucak Rawa, yang tak lain adalah burung idaman hampir semua kicau mania, atau burung yang bikin penasaran banyak orang dan ingin tahu aslinya karena nama burung ini begitu populer hampir disemua kalangan masyarakat, bahkan sampai dibuatkan lagu untuk terus mengenangnya. Dengan memahami Ciri Khas Cucak Rawa tentunya saya berharap rekan rekan KM Kissawa bisa memelihara burung ini dengan baik sehingga kelak bisa melakukan penangkaran agar burung ini tidak hanya tinggal kenangan yang dikenang dalam sebuah lagu.


di Surabaya saya jarang mendengar ada lomba burung Cucak Rawa atau Latber yang membuka kelas Cucak Rawa, meskipun pecintanya banyak ternyata pemiliknya sedikit dan enggan membawa keluar rumah karena berbagai sebab. Padahal ciri khas cucak rawa, bila sering di ajak bepergian mental burung ini semakin kuat sehingga bila dibawa kemana pun mau berkicau karena telah terbiasa dan terlatih.

Lebih dan kurang, inilah Ciri Khas / Karakter Burung Cucak Rawa
  • Semi fighter. Burung Cucak Rowo bukanlah burung petarung murni, daya tarung yang ada pada burung ini cenderung akibat tingkat birahi pada level tertentu yang akan membuat burung ini menjaga daerah teritorialnya.
  • Sulit beradaptasi. Burung Cucak Rowo tidak mudah beradaptasi terhadap lingkungan yang baru. Disamping itu, burung ini mudah kaget apabila di sekitarnya ada sesuatu yang mengganggu ketenangannya.
  • Memiliki tingkat stress yang tinggi. Dalam kondisi tertentu, burung ini mudah panik dan stress apabila merasa terancam.
  • Mudah jinak. Dalam waktu tertentu dan perlakuan serta perawatan yang baik, burung ini mudah menjadi jinak kepada pemiliknya.
Itulah karakter dasar burung cucak rawa yang banyak disukai pecinta burung, dengan memahami karakter ini tentu saja saya berharap bisa membantu rekan rekan dalam Merawat Burung Cucak Rawa dan mengendalikan burung ini agar mau di ternak.



Detail

Mengenal Burung Cucak Rawa

Burung Cucak Rawa/Cucak Rowo (Pycnonotus zeylanicus) merupakan burung yang termasuk ke dalam keluarga besar burung Merbah (pyconotideae), dimana burung ini habitat aslinya adalah di hutan kecil dan hutan besar yang ada di Sumatera, Semenanjung Malaya, Jawa Barat dan Kalimantan. Burung ini memiliki warna bulu yang tidak begitu menarik, namun kicauan burung Cucak Rawa seakan tiada tandingannya, sehingga pemelihara burung ini umumnya adalah mereka yang berkantong tebal.



Memelihara Cucak Rawa sangat dikaitkan dengan strata ekonomi, karena harga bakalan burung ini dibandingkan burung berkicau lainnya jauh sangat mahal, meskipun usaha penangkaran terus digalakkan oleh para pecinta burung, namun hasil dari penangkaran cucak rawa tidak juga mampu memenuhi kebutuhan pasar. Sehingga ini merupakan peluang dan prospek harus kita pelajari.

Menurut kabar dari IUCN burung Cucak Rawa merupakan salah satu  burung yang rentan punah, karena perburuan terhadap burung ini sangat besar, konsumen yang ada di Jawa mendapatkan burung cucak rawa berasal dari para pemasok burung di sumatera dan Kalimantan, bila penangkaran besar-besaran tidak digalakkan maka kepunahan burung ini bakal semakin cepat. 

Begitu populernya burung ini sampai-sampai burung ini dijadikan sebuah lagu campursari yang begitu populer yaitu "Manuk Cucak Rowo".

Memelihara burung cucak rowo juga tergolong mudah, karena makanan utamanya adalah buah buahan, sedangkan makanan ekstranya berupa serangga seperti Jangkrik, Belalang, Ulat dan Kroto. Yang penting tempat memelihara burung ini adalah tempat yang tidak terlalu bising (parkiran, bengkel). Rumah gedung yang tinggi dan sunyi sangat cocok memelihara Cucak Rawa, digantung diteras lantai dua setiap hari, burung akan berkicau dan kicauannya akan terdengar dimana mana.

 
 


Burung Cucak Rawa/Cucak Rowo (Pycnonotus zeylanicus) merupakan burung yang termasuk ke dalam keluarga besar burung Merbah (pyconotideae), dimana burung ini habitat aslinya adalah di hutan kecil dan hutan besar yang ada di Sumatera, Semenanjung Malaya, Jawa Barat dan Kalimantan. Burung ini memiliki warna bulu yang tidak begitu menarik, namun kicauan burung Cucak Rawa seakan tiada tandingannya, sehingga pemelihara burung ini umumnya adalah mereka yang berkantong tebal.



Memelihara Cucak Rawa sangat dikaitkan dengan strata ekonomi, karena harga bakalan burung ini dibandingkan burung berkicau lainnya jauh sangat mahal, meskipun usaha penangkaran terus digalakkan oleh para pecinta burung, namun hasil dari penangkaran cucak rawa tidak juga mampu memenuhi kebutuhan pasar. Sehingga ini merupakan peluang dan prospek harus kita pelajari.

Menurut kabar dari IUCN burung Cucak Rawa merupakan salah satu  burung yang rentan punah, karena perburuan terhadap burung ini sangat besar, konsumen yang ada di Jawa mendapatkan burung cucak rawa berasal dari para pemasok burung di sumatera dan Kalimantan, bila penangkaran besar-besaran tidak digalakkan maka kepunahan burung ini bakal semakin cepat. 

Begitu populernya burung ini sampai-sampai burung ini dijadikan sebuah lagu campursari yang begitu populer yaitu "Manuk Cucak Rowo".

Memelihara burung cucak rowo juga tergolong mudah, karena makanan utamanya adalah buah buahan, sedangkan makanan ekstranya berupa serangga seperti Jangkrik, Belalang, Ulat dan Kroto. Yang penting tempat memelihara burung ini adalah tempat yang tidak terlalu bising (parkiran, bengkel). Rumah gedung yang tinggi dan sunyi sangat cocok memelihara Cucak Rawa, digantung diteras lantai dua setiap hari, burung akan berkicau dan kicauannya akan terdengar dimana mana.

 
 


Detail

Harga Burung Trucukan Terbaru

Burung Trucukan merupakan salah satu dari keturunan keluarga burung merbah, berarti burung ini masih memiliki hubungan keluarga dengan burung Cucak Rawa, sehingga tidak salah bila trucukan mania ada yang menyebut Trucukan adalah burung Cucak Jawa, karena burung ini memiliki kicauan yang hampir menyerupai namun memiliki gaya  yang berbeda dari burung berkicau lainnya (nggaruda). Dengan semakin banyaknya penggemar burung berkicau, ternyata Harga Burung Trucukan di Surabaya juga mengalami kenaikan yang cukup menarik. 

Saya rasa kenaikan harga burung trucukan juga terjadi di Jawa Tengah dan Jakarta karena pecinta burung semakin banyak maka permintaan semakin banyak, sehingga  secara otomatis harga mengalami kenaikan karena banyaknya permintaan. (hukum ekonomi).

Berdasarkan hasil survei saya pada awal bulan Mei 2014 ini, saya dapatkan harga terbaru burung trucukan sesuai  kondisinya :
  • Burung Trucukan lolohan : Rp.40.000,-
  • Burung Trucukan tangkapan hutan : Rp. 30.000,-
  • Burung Trucukan jinak, ngevoer, bunyi semaunya : Rp. 60.000,-
  • Burung Trucukan gacor ropel : > Rp.100.000,-
  • Burung Trucukan ropel + nggaruda : > Rp. 150.000,-
 
Beda kualitas beda harganya itu adalah inti dari ketentuan harga burung Trucukan, meskipun apa yang saya sampaikan ini mungkin saja tidak sesuai dengan kondisi pasar, namun setidaknya itu adalah info terbaru yang saya dapatkan dari PB Kupang-Surabaya

Burung Trucukan merupakan salah satu dari keturunan keluarga burung merbah, berarti burung ini masih memiliki hubungan keluarga dengan burung Cucak Rawa, sehingga tidak salah bila trucukan mania ada yang menyebut Trucukan adalah burung Cucak Jawa, karena burung ini memiliki kicauan yang hampir menyerupai namun memiliki gaya  yang berbeda dari burung berkicau lainnya (nggaruda). Dengan semakin banyaknya penggemar burung berkicau, ternyata Harga Burung Trucukan di Surabaya juga mengalami kenaikan yang cukup menarik. 

Saya rasa kenaikan harga burung trucukan juga terjadi di Jawa Tengah dan Jakarta karena pecinta burung semakin banyak maka permintaan semakin banyak, sehingga  secara otomatis harga mengalami kenaikan karena banyaknya permintaan. (hukum ekonomi).

Berdasarkan hasil survei saya pada awal bulan Mei 2014 ini, saya dapatkan harga terbaru burung trucukan sesuai  kondisinya :
  • Burung Trucukan lolohan : Rp.40.000,-
  • Burung Trucukan tangkapan hutan : Rp. 30.000,-
  • Burung Trucukan jinak, ngevoer, bunyi semaunya : Rp. 60.000,-
  • Burung Trucukan gacor ropel : > Rp.100.000,-
  • Burung Trucukan ropel + nggaruda : > Rp. 150.000,-
 
Beda kualitas beda harganya itu adalah inti dari ketentuan harga burung Trucukan, meskipun apa yang saya sampaikan ini mungkin saja tidak sesuai dengan kondisi pasar, namun setidaknya itu adalah info terbaru yang saya dapatkan dari PB Kupang-Surabaya

Detail
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Dunia burung - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger