Latest Products
Showing posts with label Trucukan. Show all posts
Showing posts with label Trucukan. Show all posts

Burung Trucukan, Kebiasaan dan Habitatnya

Burung Trucukan merupakan burung yang familier bagi hampir setiap kicau mania karena burung yang termasuk dalam keluarga Cucak-Cucakan ini begitu mudah dipelihara dan mudah ditemukan dilingkungan mana pun. Sehingga Habitat burung ini bisa ditemukan di tepian hutan, hingga hutan kota, pepohonan disekitar rumah dan semak-semak. Karena populasinya yang masih banyak maka burung ini bisa ditemui hampir semua pedagang burung, sebab meskipun dengan harga yang murah ternyata kicauan Burung Trucukan sangatlah merdu bak biduan kelas bintang.


Kebiasaan Burung Trucukan
Burung yang memiliki nama Trocok, Jog Jog, Merbah, Crucukan ini memiliki kebiasaan yang patut untuk kita pantau sebagai bahan kajian atau mempelajari aktivitasnya :  

Burung ini bukan jenis  burung petarung, namun burung ini bisa melakukan pertahanan untuk menjaga daerah teritorialnya, pada dasarnya burung trucukan ini adalah burung sejenis kutilang yang mudah kita jumpai, tidak terkecuali di pepohonan yang ada di kota-kota besar yang mempunyai polusi udara cukup tinggi. Burung ini menyukai tempat-tempat terbuka, semak belukar, tepi jalan, kebun, hutan sekunder, dan taman-taman kota. Burung ini sering berkelompok, baik ketika mencari makanan maupun bertengger, dengan jenisnya sendiri maupun dengan jenis serumpunnya yang lain, atau bahkan dengan jenis burung yang lain, tidur berkelompok dengan jenisnya, di ranting-ranting perdu atau pohon kecil.

Burung trucukan banyak dipelihara dari anakan atau lolohan karena orang sangat berharap burung kesayangan itu menjadi jinak dan tak takut manusia. Saat telah jinak burung ini memang sangatlah manja, ketika kita masukkan tangan ke sangkar pun burung ini tidak banyak bergerak.


Burung yang mudah perawatannya ini sangatlah cocok untuk anda yang sedang belajar memelihara burung, untuk bermain maupun hanya sebagai sarana mengobati rasa kangen terhadap burung yang merdu kicauannya ini.
Burung Trucukan merupakan burung yang familier bagi hampir setiap kicau mania karena burung yang termasuk dalam keluarga Cucak-Cucakan ini begitu mudah dipelihara dan mudah ditemukan dilingkungan mana pun. Sehingga Habitat burung ini bisa ditemukan di tepian hutan, hingga hutan kota, pepohonan disekitar rumah dan semak-semak. Karena populasinya yang masih banyak maka burung ini bisa ditemui hampir semua pedagang burung, sebab meskipun dengan harga yang murah ternyata kicauan Burung Trucukan sangatlah merdu bak biduan kelas bintang.


Kebiasaan Burung Trucukan
Burung yang memiliki nama Trocok, Jog Jog, Merbah, Crucukan ini memiliki kebiasaan yang patut untuk kita pantau sebagai bahan kajian atau mempelajari aktivitasnya :  

Burung ini bukan jenis  burung petarung, namun burung ini bisa melakukan pertahanan untuk menjaga daerah teritorialnya, pada dasarnya burung trucukan ini adalah burung sejenis kutilang yang mudah kita jumpai, tidak terkecuali di pepohonan yang ada di kota-kota besar yang mempunyai polusi udara cukup tinggi. Burung ini menyukai tempat-tempat terbuka, semak belukar, tepi jalan, kebun, hutan sekunder, dan taman-taman kota. Burung ini sering berkelompok, baik ketika mencari makanan maupun bertengger, dengan jenisnya sendiri maupun dengan jenis serumpunnya yang lain, atau bahkan dengan jenis burung yang lain, tidur berkelompok dengan jenisnya, di ranting-ranting perdu atau pohon kecil.

Burung trucukan banyak dipelihara dari anakan atau lolohan karena orang sangat berharap burung kesayangan itu menjadi jinak dan tak takut manusia. Saat telah jinak burung ini memang sangatlah manja, ketika kita masukkan tangan ke sangkar pun burung ini tidak banyak bergerak.


Burung yang mudah perawatannya ini sangatlah cocok untuk anda yang sedang belajar memelihara burung, untuk bermain maupun hanya sebagai sarana mengobati rasa kangen terhadap burung yang merdu kicauannya ini.
Detail

Cara Menjinakkan Trucukan Liar yang Giras

Burung Trucukan yang sangat banyak tersedia dipasar burung merupakan burung hasil dari tangkapan hutan, burung-burung itu semuanya burung liar, sehingga kita harus berusaha menjinakkan burung tersebut agar lebih manusiawi atau jinak dengan orang. Sebenarnya burung trucukan juga akan tetap ropel dan gacor meskipun tidak jinak, namun akan lebih enak dan asyik bila burung kesayangan kita adalah burung yang jinak, bisa dibawa kemana-mana dan burung tidak glabakan. Kali ini Kissawa ingin berbagi tips Cara Menjinakkan Trucukan Liar yang Giras.


Cara Santai Menjinakkan Trucukan Liar
Burung trucukan merupakan burung yang sangat mudah untuk dipelihara, cukup di beri pisang atau voer sekalipun burung akan bisa bertahan hidup dan mau gacor. Setelah burung terbiasa hidup di dalam sangkar, mau makan dan minum dengan baik, marilah kita berusaha menjinakkan burung tersebut dengan santai. Dimana burung setiap hari cukup diberi pisang separo saja, atau dijatah habis voernya, sehingga setiap hari kita akan terus memberi pakan pada burung tersebut. Interaksi yang sering terhadap burung ini akan di ingat oleh burung, bahwa keberadaan kita tidak membahayakannya, sehingga dalam waktu yang lama burung akan menjadi jinak.

Mandikan Burung dan Beri Pakan Terbatas
Banyak burung mania yang menerapkan cara ini agar burung bisa lebih jinak, hal ini terbukti karena burung yang giras bisa dikendalikan emosi gerakannya dengan cara dimandikan. Untuk itu lebih seringlah memandikan burung trucukan pagi dan sore hari. kemudian setelah mandi di angin-anginkan atau dijemur dan  jangan buru-buru diberi makanan. Setelah kering barulah diberi makan. Dengan memandikan burung secara rutin setiap hari dan memberi pakan yang terbatas terbukti sangat efektif menjinakkan burung yang giras.

Mandikan Dengan Cara dipegang.
Memandikan burung ada beberapa cara seperti Memandikan dalam keramba, memandikan disemprot dan memandikan burung dengan cara dipegang. Cara memandikan burung dipegang ini ternyata juga efektif untuk menjinakkan burung trucukan dan burung pemakan biji-bijian lainnya seperti burung perkutut, lovebird maupun burung parkit.

Itulah beberapa cara menjinakkan burung trucukan yang dapat saya bagikan untuk sahabat Kissawa, semoga artikel acak-acakan ini bisa menginspirasi kita untuk lebih bijak dalam memelihara burung, Jika memelihara burung dari muda hutan sangat sulit jinak, mungkin anda bisa mengupayakan merawat burung dari lolohan, karena burung lolohan dipastikan akan lebih jinak karena dari kecil telah bersama manusia dan makanan yang dimakannya adalah 100 persen pemberian manusia, sehingga burung akan terus bergantung hidup pada manusia.
 
Burung Trucukan yang sangat banyak tersedia dipasar burung merupakan burung hasil dari tangkapan hutan, burung-burung itu semuanya burung liar, sehingga kita harus berusaha menjinakkan burung tersebut agar lebih manusiawi atau jinak dengan orang. Sebenarnya burung trucukan juga akan tetap ropel dan gacor meskipun tidak jinak, namun akan lebih enak dan asyik bila burung kesayangan kita adalah burung yang jinak, bisa dibawa kemana-mana dan burung tidak glabakan. Kali ini Kissawa ingin berbagi tips Cara Menjinakkan Trucukan Liar yang Giras.


Cara Santai Menjinakkan Trucukan Liar
Burung trucukan merupakan burung yang sangat mudah untuk dipelihara, cukup di beri pisang atau voer sekalipun burung akan bisa bertahan hidup dan mau gacor. Setelah burung terbiasa hidup di dalam sangkar, mau makan dan minum dengan baik, marilah kita berusaha menjinakkan burung tersebut dengan santai. Dimana burung setiap hari cukup diberi pisang separo saja, atau dijatah habis voernya, sehingga setiap hari kita akan terus memberi pakan pada burung tersebut. Interaksi yang sering terhadap burung ini akan di ingat oleh burung, bahwa keberadaan kita tidak membahayakannya, sehingga dalam waktu yang lama burung akan menjadi jinak.

Mandikan Burung dan Beri Pakan Terbatas
Banyak burung mania yang menerapkan cara ini agar burung bisa lebih jinak, hal ini terbukti karena burung yang giras bisa dikendalikan emosi gerakannya dengan cara dimandikan. Untuk itu lebih seringlah memandikan burung trucukan pagi dan sore hari. kemudian setelah mandi di angin-anginkan atau dijemur dan  jangan buru-buru diberi makanan. Setelah kering barulah diberi makan. Dengan memandikan burung secara rutin setiap hari dan memberi pakan yang terbatas terbukti sangat efektif menjinakkan burung yang giras.

Mandikan Dengan Cara dipegang.
Memandikan burung ada beberapa cara seperti Memandikan dalam keramba, memandikan disemprot dan memandikan burung dengan cara dipegang. Cara memandikan burung dipegang ini ternyata juga efektif untuk menjinakkan burung trucukan dan burung pemakan biji-bijian lainnya seperti burung perkutut, lovebird maupun burung parkit.

Itulah beberapa cara menjinakkan burung trucukan yang dapat saya bagikan untuk sahabat Kissawa, semoga artikel acak-acakan ini bisa menginspirasi kita untuk lebih bijak dalam memelihara burung, Jika memelihara burung dari muda hutan sangat sulit jinak, mungkin anda bisa mengupayakan merawat burung dari lolohan, karena burung lolohan dipastikan akan lebih jinak karena dari kecil telah bersama manusia dan makanan yang dimakannya adalah 100 persen pemberian manusia, sehingga burung akan terus bergantung hidup pada manusia.
 
Detail

3 Cara Melatih Trucukan ngGaruda

Istilah nggaruda adalah istilah yang digunakan untuk burung trucukan yang mau membuka sayap karena ingin menunjukkan daerah teritorinya. Apalagi aktivitas cantik itu dibarengi dengan kicauan klik kluk klik kluk klik kluk berulang ulang. Menurut pengalaman dari teman teman pecinta trucukan, hanya burung yang sudah jinak dan memiliki mental baik yang akan dan mau berkicau seperti itu dan nggaruda. Sedangkan burung yang masih bakalan atau liar sangat jarang mau nggaruda.


Siapa pun anda bisa melatih burung Trucukan agar mau berkicau dan nggaruda, berdasarkan penelusuran saya, kali ini Kissawa ingin berbagi 3 Cara Melatih Trucukan nggaruda :

Cara - 1 | Menempel dengan burung lain
sering-seringlah menempelkan sangkar dengan berisi burung lain ke sangkar trucukan selama beberapa menit. kemudian jauhkan lagi beberapa menit dan lalu ditempelkan lagi.
Lakukan hal ini secara rutin, agar hasilnya maksimal.


Cara - 2. | Memancing dengan burung liar

Adalah memancing agar menunjukan kekuasaanya dengan cara sering menjemur dibawah dan tebar beberapa milet, bila ada burung lain datang(burung greja) biasanya ia akan menunjukan daerah kekuasaanya.

Cara - 3. | Perawatan yang teratur dan sabar

Dengan membuat tr nyaman dengan kita serta lingkungan dan sebisa mungkin kita berinteraksi dengan tr tiap hari, dari menganti air minum tiap hari, memberi ef dan menjemur. dan gantang dekat pintu masuk. ketika sudah waktunya pasti tr ngaruda. dengan di tandai apa bila ada orang atau kita lewat langsung buka sayap.

Agar mendapatkan hasil yang maksimal dalam mengusahakan burung Trucukan yang nggaruda maka anda bisa melakukan tiga cara diatas secara bersamaan atau dikombinasikan secara bergantian. Burung trucukan selain nggaruda, hal yang paling indah adalah membuat burung ini berkicau Ropell. Jika burung mau nggaruda tentu saja akan lebih berharga dibandingkan Harga Standard Burung Trucukan

Itulah 3 cara membuat trucukan nggaruda yang dapat saya bagikan disini, semoga artikel singkat ini bermanfaat bagi rekan rekan pecinta trucukan dimana pun anda berada.
Istilah nggaruda adalah istilah yang digunakan untuk burung trucukan yang mau membuka sayap karena ingin menunjukkan daerah teritorinya. Apalagi aktivitas cantik itu dibarengi dengan kicauan klik kluk klik kluk klik kluk berulang ulang. Menurut pengalaman dari teman teman pecinta trucukan, hanya burung yang sudah jinak dan memiliki mental baik yang akan dan mau berkicau seperti itu dan nggaruda. Sedangkan burung yang masih bakalan atau liar sangat jarang mau nggaruda.


Siapa pun anda bisa melatih burung Trucukan agar mau berkicau dan nggaruda, berdasarkan penelusuran saya, kali ini Kissawa ingin berbagi 3 Cara Melatih Trucukan nggaruda :

Cara - 1 | Menempel dengan burung lain
sering-seringlah menempelkan sangkar dengan berisi burung lain ke sangkar trucukan selama beberapa menit. kemudian jauhkan lagi beberapa menit dan lalu ditempelkan lagi.
Lakukan hal ini secara rutin, agar hasilnya maksimal.


Cara - 2. | Memancing dengan burung liar

Adalah memancing agar menunjukan kekuasaanya dengan cara sering menjemur dibawah dan tebar beberapa milet, bila ada burung lain datang(burung greja) biasanya ia akan menunjukan daerah kekuasaanya.

Cara - 3. | Perawatan yang teratur dan sabar

Dengan membuat tr nyaman dengan kita serta lingkungan dan sebisa mungkin kita berinteraksi dengan tr tiap hari, dari menganti air minum tiap hari, memberi ef dan menjemur. dan gantang dekat pintu masuk. ketika sudah waktunya pasti tr ngaruda. dengan di tandai apa bila ada orang atau kita lewat langsung buka sayap.

Agar mendapatkan hasil yang maksimal dalam mengusahakan burung Trucukan yang nggaruda maka anda bisa melakukan tiga cara diatas secara bersamaan atau dikombinasikan secara bergantian. Burung trucukan selain nggaruda, hal yang paling indah adalah membuat burung ini berkicau Ropell. Jika burung mau nggaruda tentu saja akan lebih berharga dibandingkan Harga Standard Burung Trucukan

Itulah 3 cara membuat trucukan nggaruda yang dapat saya bagikan disini, semoga artikel singkat ini bermanfaat bagi rekan rekan pecinta trucukan dimana pun anda berada.
Detail

Ciri Ciri Burung Trucukan Jantan

Khusus bagi pemula, berikut ini Kissawa ingin membagikan ciri ciri burung trucukan jantan dan cara memilihnya sesuai katuranggan dan pengalaman pribadi. Karena semua pecinta TR tentu berharap burung tersebut akan berkicau ropel.



Memilih dan memprediksi anakan Burung Trucukan yang Jantan : 
Burung Trucukan yang jantan saat masih bayi dan belum memiliki bulu yang sempurna bisa dilihat dari tubuhnya yang lebih besar dari kerabatnya yang lain. memiliki kepala yang besar dan postur yang bagus mulai dari kaki, badan, sayap, leher, kepala dan paruh.

Ciri Ciri Trucukan Jantan Remaja :
  • Burung Trucukan yang telah remaja dan memiliki bulu-bulu yang sempurna bisa dilihat dari tumbuhnya bulu rambut beberapa helai disekitar leher.
  • Si Jantan bakal sering memperlihatkan jambulnya
  • TR jantan memiliki postur tubuh yang lebih besar dan panjang.
  • Suara jog jog jog nya lebih keras dibandingkan yang betina
  • Lingkar mata lebih hitam dan pekat

Itulah beberapa ciri dan cara memilih anakan burung trucukan jantan. semoga artikel singkat ditengah malam ini bermanfaat bagi rekan-rekan pecinta burung trucukan.

Salam kicau mania
Khusus bagi pemula, berikut ini Kissawa ingin membagikan ciri ciri burung trucukan jantan dan cara memilihnya sesuai katuranggan dan pengalaman pribadi. Karena semua pecinta TR tentu berharap burung tersebut akan berkicau ropel.



Memilih dan memprediksi anakan Burung Trucukan yang Jantan : 
Burung Trucukan yang jantan saat masih bayi dan belum memiliki bulu yang sempurna bisa dilihat dari tubuhnya yang lebih besar dari kerabatnya yang lain. memiliki kepala yang besar dan postur yang bagus mulai dari kaki, badan, sayap, leher, kepala dan paruh.

Ciri Ciri Trucukan Jantan Remaja :
  • Burung Trucukan yang telah remaja dan memiliki bulu-bulu yang sempurna bisa dilihat dari tumbuhnya bulu rambut beberapa helai disekitar leher.
  • Si Jantan bakal sering memperlihatkan jambulnya
  • TR jantan memiliki postur tubuh yang lebih besar dan panjang.
  • Suara jog jog jog nya lebih keras dibandingkan yang betina
  • Lingkar mata lebih hitam dan pekat

Itulah beberapa ciri dan cara memilih anakan burung trucukan jantan. semoga artikel singkat ditengah malam ini bermanfaat bagi rekan-rekan pecinta burung trucukan.

Salam kicau mania
Detail

Video Kicauan Burung Trucukan Ropel dan Jinak

Burung Trucukan sering disebut juga burung "Cucak Rowo Jawa" karena burung yang sering kita temukan di sekitar rumah kita ini bisa begitu jinak dan memiliki kicauan Ropel yang benar-benar memukau dan tak jauh beda dengan kicauan  Burung Cucak Rowo. Dengan kicauan yang begitu merdu itu seakan bisa menggantikan alunan lagu cucak rawa, bagi yang penasaran dengan kicauan burung trucukan, kali ini KM Kissawa ingin berbagi videonya yang kami temukan di Youtube.

Inilah Kicauan Burung Trucukan yang udah Ropel dan Jinak :


Gimana sobat? burung yang istimewa bukan? pada komentar video ini banyak yang berminat dan ingin memilikinya, sayang sang pemilik tampaknya belum berminat untuk menjualnya. Menurut anda berapa harga yang pantas untuk Burung jinak dan ropel itu? silahkan di terka...

Salam Ropel....

Burung Trucukan sering disebut juga burung "Cucak Rowo Jawa" karena burung yang sering kita temukan di sekitar rumah kita ini bisa begitu jinak dan memiliki kicauan Ropel yang benar-benar memukau dan tak jauh beda dengan kicauan  Burung Cucak Rowo. Dengan kicauan yang begitu merdu itu seakan bisa menggantikan alunan lagu cucak rawa, bagi yang penasaran dengan kicauan burung trucukan, kali ini KM Kissawa ingin berbagi videonya yang kami temukan di Youtube.

Inilah Kicauan Burung Trucukan yang udah Ropel dan Jinak :


Gimana sobat? burung yang istimewa bukan? pada komentar video ini banyak yang berminat dan ingin memilikinya, sayang sang pemilik tampaknya belum berminat untuk menjualnya. Menurut anda berapa harga yang pantas untuk Burung jinak dan ropel itu? silahkan di terka...

Salam Ropel....

Detail

Harga Burung Trucukan Terbaru

Burung Trucukan merupakan salah satu dari keturunan keluarga burung merbah, berarti burung ini masih memiliki hubungan keluarga dengan burung Cucak Rawa, sehingga tidak salah bila trucukan mania ada yang menyebut Trucukan adalah burung Cucak Jawa, karena burung ini memiliki kicauan yang hampir menyerupai namun memiliki gaya  yang berbeda dari burung berkicau lainnya (nggaruda). Dengan semakin banyaknya penggemar burung berkicau, ternyata Harga Burung Trucukan di Surabaya juga mengalami kenaikan yang cukup menarik. 

Saya rasa kenaikan harga burung trucukan juga terjadi di Jawa Tengah dan Jakarta karena pecinta burung semakin banyak maka permintaan semakin banyak, sehingga  secara otomatis harga mengalami kenaikan karena banyaknya permintaan. (hukum ekonomi).

Berdasarkan hasil survei saya pada awal bulan Mei 2014 ini, saya dapatkan harga terbaru burung trucukan sesuai  kondisinya :
  • Burung Trucukan lolohan : Rp.40.000,-
  • Burung Trucukan tangkapan hutan : Rp. 30.000,-
  • Burung Trucukan jinak, ngevoer, bunyi semaunya : Rp. 60.000,-
  • Burung Trucukan gacor ropel : > Rp.100.000,-
  • Burung Trucukan ropel + nggaruda : > Rp. 150.000,-
 
Beda kualitas beda harganya itu adalah inti dari ketentuan harga burung Trucukan, meskipun apa yang saya sampaikan ini mungkin saja tidak sesuai dengan kondisi pasar, namun setidaknya itu adalah info terbaru yang saya dapatkan dari PB Kupang-Surabaya

Burung Trucukan merupakan salah satu dari keturunan keluarga burung merbah, berarti burung ini masih memiliki hubungan keluarga dengan burung Cucak Rawa, sehingga tidak salah bila trucukan mania ada yang menyebut Trucukan adalah burung Cucak Jawa, karena burung ini memiliki kicauan yang hampir menyerupai namun memiliki gaya  yang berbeda dari burung berkicau lainnya (nggaruda). Dengan semakin banyaknya penggemar burung berkicau, ternyata Harga Burung Trucukan di Surabaya juga mengalami kenaikan yang cukup menarik. 

Saya rasa kenaikan harga burung trucukan juga terjadi di Jawa Tengah dan Jakarta karena pecinta burung semakin banyak maka permintaan semakin banyak, sehingga  secara otomatis harga mengalami kenaikan karena banyaknya permintaan. (hukum ekonomi).

Berdasarkan hasil survei saya pada awal bulan Mei 2014 ini, saya dapatkan harga terbaru burung trucukan sesuai  kondisinya :
  • Burung Trucukan lolohan : Rp.40.000,-
  • Burung Trucukan tangkapan hutan : Rp. 30.000,-
  • Burung Trucukan jinak, ngevoer, bunyi semaunya : Rp. 60.000,-
  • Burung Trucukan gacor ropel : > Rp.100.000,-
  • Burung Trucukan ropel + nggaruda : > Rp. 150.000,-
 
Beda kualitas beda harganya itu adalah inti dari ketentuan harga burung Trucukan, meskipun apa yang saya sampaikan ini mungkin saja tidak sesuai dengan kondisi pasar, namun setidaknya itu adalah info terbaru yang saya dapatkan dari PB Kupang-Surabaya

Detail

Bakalan Burung Trucukan Yang Bagus

Memilih Bakalan Burung Trucukan bisa dikatakan gampang-gampang susah, karena antara burung jantan dan betina hampir sama, hal ini bila kita merujuk pada warna bulu maupun morfologi lainnya. Saya mencoba mencari referensi kesana-kemari untuk menemukan rujukan yang pas, namun tidak juga mendapatkan kepuasan. Adakah yang bisa membantu? Padahal Burung Trucukan yang rajin berkicau ngropel adalah burung jantan, lha kalau kebeli yang betina gimana? kan jadi repot. Untuk itulah pada kesempatan kali ini KM Kissawa ingin menuturkan sekilas tentang Bakalan Burung Trucukan Yang Baik.

  • Pilihlah burung yang makannya rakus, artinya burung yang suka makan menandakan burung ini adalah burung yang sehat, sehingga burung diprediksi memiliki tingkat kehidupan yang tinggi.
  • Pilih burung yang lincah, burung yang lincah menandakan burung yang sehat juga, bukan burung yang sedang sakit atau burung yang malas.
  • Dari segi Postur, pilihlah yang berbodi bongsor atau besar, tapi harus yang proporsional dari kaki, badan, leher, kepala dan paruhnya.
  • Amati burung dalam waktu yang lama, karena setelah lama di amati burung yang dijual dalam sangkar koloni juga akan bersuara, pilihlah yang bersuara besar atau kencang.
  • Lebih detail lagi perhatikan jambulnya, burung yang sering jambulnya berdiri diperkirakan adalah burung jantan.
  • Pilih yang tidak nabrak sangkar, ada ekor, kaki sehat, jari dan kuku lengkap, Sayap saling mengapit diatas punggung.
  • Bila burung masih lolohan dan sangat muda, pilihlah yang berbodi besar.
  • Diantara 3 anakan dalam satu sarang burung pilihlah yang paling besar bodinya.

Itulah tips Cara Memilih Bakalan Trucukan yang paling tepat dan bagus untuk burung yang suka ropel dan nggaruda dikemudian hari. Dengan perawatan yang rajin burung biasanya akan berkicau setelah 3 hari dirumah asalkan diberi pisang.
Memilih Bakalan Burung Trucukan bisa dikatakan gampang-gampang susah, karena antara burung jantan dan betina hampir sama, hal ini bila kita merujuk pada warna bulu maupun morfologi lainnya. Saya mencoba mencari referensi kesana-kemari untuk menemukan rujukan yang pas, namun tidak juga mendapatkan kepuasan. Adakah yang bisa membantu? Padahal Burung Trucukan yang rajin berkicau ngropel adalah burung jantan, lha kalau kebeli yang betina gimana? kan jadi repot. Untuk itulah pada kesempatan kali ini KM Kissawa ingin menuturkan sekilas tentang Bakalan Burung Trucukan Yang Baik.

  • Pilihlah burung yang makannya rakus, artinya burung yang suka makan menandakan burung ini adalah burung yang sehat, sehingga burung diprediksi memiliki tingkat kehidupan yang tinggi.
  • Pilih burung yang lincah, burung yang lincah menandakan burung yang sehat juga, bukan burung yang sedang sakit atau burung yang malas.
  • Dari segi Postur, pilihlah yang berbodi bongsor atau besar, tapi harus yang proporsional dari kaki, badan, leher, kepala dan paruhnya.
  • Amati burung dalam waktu yang lama, karena setelah lama di amati burung yang dijual dalam sangkar koloni juga akan bersuara, pilihlah yang bersuara besar atau kencang.
  • Lebih detail lagi perhatikan jambulnya, burung yang sering jambulnya berdiri diperkirakan adalah burung jantan.
  • Pilih yang tidak nabrak sangkar, ada ekor, kaki sehat, jari dan kuku lengkap, Sayap saling mengapit diatas punggung.
  • Bila burung masih lolohan dan sangat muda, pilihlah yang berbodi besar.
  • Diantara 3 anakan dalam satu sarang burung pilihlah yang paling besar bodinya.

Itulah tips Cara Memilih Bakalan Trucukan yang paling tepat dan bagus untuk burung yang suka ropel dan nggaruda dikemudian hari. Dengan perawatan yang rajin burung biasanya akan berkicau setelah 3 hari dirumah asalkan diberi pisang.
Detail

Inilah Alasan Burung Trucukan Semakin digemari

Hampir semua orang tahu dan mengenal Burung trucukan yang memiliki model mirip seperti burung kutilang, namun Kicauan Ropelnya tak beda jauh denga burung Cucak Rowo (namun versi  mini). Burung ini begitu unik dan mudah jinak, setelah jinak apa pun yang diberi akan dimakan, sehingga sangat mudah dalam merawat burung trucukan.





Warna bulunya sih tidak begitu indah, namun kicauannya bisa buat hiburan harian maupun membangunkan orang di pagi hari karena kicauan burung ini begitu merdu, ropel dan keras.


Inilah alasan burung trucukan semakin digemari dikalangan pecinta burung :
  • Bisa jd GARUDA spt foto ini,tak semua burung bs spt ini
  • Kicauannya itu lho,panjaaaaang...bisa bangunin orang tidur di wktu pagi
  • Tubuhnya berukuran sedang..tidak terlalu mini / terlalu besar
  • Perawatannya mudah,di kasih makan apa aja,ia terima,gak pernah demo ama juragannya
  • Harganya terjangkau,gak murahan,juga tak terlalu mahal
  • di ceteti pakai jari,ia pun sambut dg kicauannya yg lantang...ciklung...ciklung...ciklung...
  • Mudah di temui spesies ini,apa lg di tanah jawa,gak usah repot2 impor,asli indonesia
itulah kelebihan dari burung trucukan sehingga pecinta burung trucukan semakin hari semakin banyak yang suka. Temukan artikel tentang burung berkicau lainnya hanya di Km Kissawa


Hampir semua orang tahu dan mengenal Burung trucukan yang memiliki model mirip seperti burung kutilang, namun Kicauan Ropelnya tak beda jauh denga burung Cucak Rowo (namun versi  mini). Burung ini begitu unik dan mudah jinak, setelah jinak apa pun yang diberi akan dimakan, sehingga sangat mudah dalam merawat burung trucukan.





Warna bulunya sih tidak begitu indah, namun kicauannya bisa buat hiburan harian maupun membangunkan orang di pagi hari karena kicauan burung ini begitu merdu, ropel dan keras.


Inilah alasan burung trucukan semakin digemari dikalangan pecinta burung :
  • Bisa jd GARUDA spt foto ini,tak semua burung bs spt ini
  • Kicauannya itu lho,panjaaaaang...bisa bangunin orang tidur di wktu pagi
  • Tubuhnya berukuran sedang..tidak terlalu mini / terlalu besar
  • Perawatannya mudah,di kasih makan apa aja,ia terima,gak pernah demo ama juragannya
  • Harganya terjangkau,gak murahan,juga tak terlalu mahal
  • di ceteti pakai jari,ia pun sambut dg kicauannya yg lantang...ciklung...ciklung...ciklung...
  • Mudah di temui spesies ini,apa lg di tanah jawa,gak usah repot2 impor,asli indonesia
itulah kelebihan dari burung trucukan sehingga pecinta burung trucukan semakin hari semakin banyak yang suka. Temukan artikel tentang burung berkicau lainnya hanya di Km Kissawa


Detail

Cara Memilih Burung Trucukan Ropel Yang Bagus

Burung Trucukan atau Jog Jog (Pycnonotus goiavier) adalah burung yang masuk dalam keluarga burung merbah seperti halnya burung Cucak Rowo, sehingga burung trucukan juga termasuk keluarga burung Cucak-Cucakan. Kicauan burung trucukan sangat merdu meskipun warna bulu burung trucukan tidak seindah warna bulu burung Lovebird. kicauan burung trucukan yang bagus adalah trucukan Ropel panjang, dimana burung ini dapat dijadikan masteran bagi kicauan burung lain seperti burung Cucak rowo.

Bagi pecinta burung trucukan, bahan yang bagus adalah kunci mendapatkan  burung trucukan yang ropel, dan model garuda adalah gaya burung trucukan yang sudah jinak dan memiliki jiwa fighter. Untuk yang ingin memiliki burung yang bagus, inilah tips dari Kissawa.
  • Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek. 
    • Berkelamin Jantan, yang ditandai dengan adanya rambut di bagian leher. 
  • Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan yang memiliki paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.
  • Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
  • Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut  sehat. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
  • Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
  • Rajin bunyi, ini menandakan burung tersebut memiliki prospek yang cerah.
  • Warna bulu tegas dan kering, diyakini memiliki irama lagu yang sangat panjang.   




Burung Trucukan atau Jog Jog (Pycnonotus goiavier) adalah burung yang masuk dalam keluarga burung merbah seperti halnya burung Cucak Rowo, sehingga burung trucukan juga termasuk keluarga burung Cucak-Cucakan. Kicauan burung trucukan sangat merdu meskipun warna bulu burung trucukan tidak seindah warna bulu burung Lovebird. kicauan burung trucukan yang bagus adalah trucukan Ropel panjang, dimana burung ini dapat dijadikan masteran bagi kicauan burung lain seperti burung Cucak rowo.

Bagi pecinta burung trucukan, bahan yang bagus adalah kunci mendapatkan  burung trucukan yang ropel, dan model garuda adalah gaya burung trucukan yang sudah jinak dan memiliki jiwa fighter. Untuk yang ingin memiliki burung yang bagus, inilah tips dari Kissawa.
  • Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek. 
    • Berkelamin Jantan, yang ditandai dengan adanya rambut di bagian leher. 
  • Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan yang memiliki paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.
  • Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
  • Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut  sehat. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
  • Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
  • Rajin bunyi, ini menandakan burung tersebut memiliki prospek yang cerah.
  • Warna bulu tegas dan kering, diyakini memiliki irama lagu yang sangat panjang.   




Detail
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Dunia burung - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger