Latest Products
Showing posts with label cendet. Show all posts
Showing posts with label cendet. Show all posts

Cara Memilih Burung Cendet Untuk Lomba

Hampir disemua ajang Latber dan LatPres lomba burung selalu membuka kelas Burung Cendet sebagai partai yang paling ramai karena hampir semua kalangan dapat memiliki dan memelihara burung predator cerdas ini. Seorang hobies pemula bertanya kepada senior, gimana ya cara memilih burung yang baik untuk lomba? tentu saja ini pertanyaan yang sederhana namun jawabannya sangatlah kompleks. Bagi sahabat Kissawa yang ingin tahu lebih dalam tentang Cendet Yang Baik, berikut ini saya ingin berbagi catatan semoga saja bermanfaat bagi Cendet Mania.

Burung Cendet
Dalam memilih burung cendet untuk lomba tentu saja kita harus memperhatikan beberapa hal yang disukai oleh juri lomba dan yang disukai oleh pecinta burung pada umumnya. Beberapa kriteria burung yang baik dan bisa jadikan acuan sebagai burung yang baik untuk lomba misalnya :
  • Burung sehat jasmani dan psikisnya, dalam artian secara fisik burung tampak sempurna, bulu yang halus dan lengkap, kaki dan jemari yang sehat dan sempurna. Sementara dari segi mental, burung sudah termasuk burung yang jinak dan tidak takut lagi dengan lingkungan termasuk manusia yang memeliharanya.
  • Memiliki Materi Lagu yang sempurna, Standarisasi isian atau materi lagu memanglah tidak ada, namun kita bisa mengetahuinya setelah mengikuti berbagai event lomba dan menanyakan pada para Cendet Mania. sebagai contoh, masteran atau isian yang baik untuk cendet adalah : Suara Greja tarung, suara belalang, suara tengkek buto, suara kekean lovebird.
  • Kicauan Ngeroll dan Kristal, istilah ngeroll dengan baik merupakan istilah yang digunakan untuk burung cendet yang bisa berkicau dengan beberapa materi yang diulang-ulang. Sedangkan suara kristal adalah suara yang jelas dalam melantunkan setiap materi lagu yang dikuasainya.
  • Volume keras dan berirama, Perpaduan suara yang keras dan irama yang serasi dan merdu merupakan perpaduan yang sangat istimewa. Suara yang keras sangat berguna agar lawan-lawan takut dan suara bisa di dengar dengan juri saat lomba, irama yang serasi dan merdu agar kicauannya benar-benar menjadi hiburan yang menyenangkan.
  • Penampilan yang oke, penampilan burung yang baik adalah secara fisik burung tampak proposional, yaitu dari paruh sampai kaki tampak sempurna, jika berdiri tampak tegap, sayap saling mengapit dipunggung, ekor yang panjang dan terawat, kaki yang kokoh saat bertengger, mata yang bening dan paruh yang tajam.

Saya rasa itulah materi atau kriteria dari burung cendet yang baik untuk lomba, bila anda sedang mencari burung untuk lomba mungkin bisa mempertimbangkan hal-hal tersebut. Secara tak sengaja mungkin anda menemui ciri-ciri tersebut pada burung cendet yang ada disekitarmu, mungkin anda bisa menanyakan barangkali dijual.  he he he...
Hampir disemua ajang Latber dan LatPres lomba burung selalu membuka kelas Burung Cendet sebagai partai yang paling ramai karena hampir semua kalangan dapat memiliki dan memelihara burung predator cerdas ini. Seorang hobies pemula bertanya kepada senior, gimana ya cara memilih burung yang baik untuk lomba? tentu saja ini pertanyaan yang sederhana namun jawabannya sangatlah kompleks. Bagi sahabat Kissawa yang ingin tahu lebih dalam tentang Cendet Yang Baik, berikut ini saya ingin berbagi catatan semoga saja bermanfaat bagi Cendet Mania.

Burung Cendet
Dalam memilih burung cendet untuk lomba tentu saja kita harus memperhatikan beberapa hal yang disukai oleh juri lomba dan yang disukai oleh pecinta burung pada umumnya. Beberapa kriteria burung yang baik dan bisa jadikan acuan sebagai burung yang baik untuk lomba misalnya :
  • Burung sehat jasmani dan psikisnya, dalam artian secara fisik burung tampak sempurna, bulu yang halus dan lengkap, kaki dan jemari yang sehat dan sempurna. Sementara dari segi mental, burung sudah termasuk burung yang jinak dan tidak takut lagi dengan lingkungan termasuk manusia yang memeliharanya.
  • Memiliki Materi Lagu yang sempurna, Standarisasi isian atau materi lagu memanglah tidak ada, namun kita bisa mengetahuinya setelah mengikuti berbagai event lomba dan menanyakan pada para Cendet Mania. sebagai contoh, masteran atau isian yang baik untuk cendet adalah : Suara Greja tarung, suara belalang, suara tengkek buto, suara kekean lovebird.
  • Kicauan Ngeroll dan Kristal, istilah ngeroll dengan baik merupakan istilah yang digunakan untuk burung cendet yang bisa berkicau dengan beberapa materi yang diulang-ulang. Sedangkan suara kristal adalah suara yang jelas dalam melantunkan setiap materi lagu yang dikuasainya.
  • Volume keras dan berirama, Perpaduan suara yang keras dan irama yang serasi dan merdu merupakan perpaduan yang sangat istimewa. Suara yang keras sangat berguna agar lawan-lawan takut dan suara bisa di dengar dengan juri saat lomba, irama yang serasi dan merdu agar kicauannya benar-benar menjadi hiburan yang menyenangkan.
  • Penampilan yang oke, penampilan burung yang baik adalah secara fisik burung tampak proposional, yaitu dari paruh sampai kaki tampak sempurna, jika berdiri tampak tegap, sayap saling mengapit dipunggung, ekor yang panjang dan terawat, kaki yang kokoh saat bertengger, mata yang bening dan paruh yang tajam.

Saya rasa itulah materi atau kriteria dari burung cendet yang baik untuk lomba, bila anda sedang mencari burung untuk lomba mungkin bisa mempertimbangkan hal-hal tersebut. Secara tak sengaja mungkin anda menemui ciri-ciri tersebut pada burung cendet yang ada disekitarmu, mungkin anda bisa menanyakan barangkali dijual.  he he he...
Detail

Cara Merawat Cendet Biar Cepat Gacor

Burung Cendet memang benar-benar burung predator cerdas yang bisa menirukan berbagai macam suara burung dan binatang lainnya, terutama adalah burung dan binatang yang bisa di mangsanya, karena kicauan burung cendet yang menirukan suara burung lain bertujuan untuk menarik mangsanya agar mendekat, memancing dengan suara yang mirip dengan mangsanya merupakan cara jitu agar burung cendet mendapatkan mangsa/makanan.

Burung Cendet agar mau berkicau atau gacor harus berada dalam kondisi yang sehat, nyaman disangkar dan telah mencapai b'rahi yang stabil. Untuk mencapai kondisi seperti ini, burung harus dirawat dengan baik yang melalui berbagai tahapan perawatan. Singkatnya adalah burung harus diberi makan yang cukup dan bergizi untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, dimandikan agar kondisi burung lebih sehat, burung juga harus di jemur agar benar benar sehat.

Inilah Tips Cara Merawat Cendet Biar Cepat Gacor :
  • Burung dikeluarkan dipagi hari sekitar pukul 5.30 atau pukul 6 agar burung mendapatkan udara segar dan cahaya matahari pagi.
  • Sekitar pukul 7 atau matahari telah naik barulah burung dimandikan dengan cara disemprot dari atas, mandikan burung sampai puas.
  • Setelah mandi burung kemudian di jemur sampai bulunya kering dan baru diberi Jangkrik 5 ekor, kemudian lanjutkan penjemuran hingga pukul 10 atau pukul 11.
  • Siang hari burung dientaskan dari penjemuran dan ditempatkan ditempat yang teduh dan burung diberi 1 sendok makan Ulat Kandang (UK), setelah setengah jam barulah dikerodong.
  • Siang hari saat dikerodong burung diperdengarkan suara masteran burung lain atau memutar mp3.
  • Sore hari sekitar pukul 4 burung di keluarkan/diangin-anginkan, bila burung tampak banyak tingkah berarti burung perlu dimandikan, jemur hingga kering barulah diberi jangkrik 5 ekor.
  • Menjelang pukul 6 atau petang, burung diambil dan dikerodong, kemudian burung dimasukkan rumah dan dimaster dengan masteran yang anda inginkan.
  • Lakukan perawatan ini hingga burung mau berkicau dan gacor untuk setelan harian, bila cocok setelan ini sebenarnya juga bisa digunakan untuk setelan lomba.
  • Pemberian pakan berupa Jangkrik dan UK merupakan model perawatan yang di terapkan om Budiharjo dalam menelurkan burung cendet berprestasi, yang disebut sebagai setelan burung all in one. karena setelan harian dan lomba diperlakukan sama.
Pada suatu ketika burung  yang sudah gacor atau juara sekalipun akan mengalami masa pergantian bulu, untuk itu berikut ini saya tambahkan tips, semoga saja bermanfaat....

Cara Merawat Cendet Mabung/Ngurak
Seperti yang telah dijelaskan oleh banyak master burung, bahwa burung cendet pada suatu musim akan melalui masa pergantian bulu atau ngurak. Masa ngurak ini adalah masa yang paling membosankan karena burung banyak yang jadi pendiam atau kicauannya berkurang. Selain itu, keberhasilan melalui masa mabung yang sakit dan penuh tantangan itu sangat mempengaruhi kinerja burung sesudahnya. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merawat burung Cendet Mabung/Ngurak :
  • Setelan EF ditingkatkan dari setelan harian, karena burung membutuhkan lebih banyak energi dan nutrisi untuk merontokkan bulu dan menumbuhkan bulu baru. namun pemberian EF harus terus konsisten, bila menaikkan EF menjadi tidak mungkin karena EF yang sulit atau mahal, maka lebih baik tetap menggunakan setelan harian.
  • Burung Sebaiknya selalu dikerodong dan ditempatkan ditempat yang nyaman dan tidak diperlihatkan burung sejenis.
  • Pemasteran saat mabung dapat lebih efektif karena burung lebih banyak diam dan bisa merekam dengan baik apa yang di dengarnya.
  • Sangkar dibersihkan setiap 3 hari sekali dan tempat kotoran di cuci yang bersih agar burung terhindar dari segala penyakit dan kuman. 
  • Pemandian cukup dilakukan seminggu sekali dipagi hari, kemudian jemur pun cukup sampai bulu-bulunya kering, kemudian burung diteduhkan dan dikerodong kembali.

Semoga tips ringan ini bermanfaat untuk rekan-rekan sekalian pecinta burung cendet. perlu dicatat juga bahwa burung yang gacor adalah burung yang telah jinak atau jinak-jinak lalat, sehat dan berada dalam kondisi top performance.
Burung Cendet memang benar-benar burung predator cerdas yang bisa menirukan berbagai macam suara burung dan binatang lainnya, terutama adalah burung dan binatang yang bisa di mangsanya, karena kicauan burung cendet yang menirukan suara burung lain bertujuan untuk menarik mangsanya agar mendekat, memancing dengan suara yang mirip dengan mangsanya merupakan cara jitu agar burung cendet mendapatkan mangsa/makanan.

Burung Cendet agar mau berkicau atau gacor harus berada dalam kondisi yang sehat, nyaman disangkar dan telah mencapai b'rahi yang stabil. Untuk mencapai kondisi seperti ini, burung harus dirawat dengan baik yang melalui berbagai tahapan perawatan. Singkatnya adalah burung harus diberi makan yang cukup dan bergizi untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, dimandikan agar kondisi burung lebih sehat, burung juga harus di jemur agar benar benar sehat.

Inilah Tips Cara Merawat Cendet Biar Cepat Gacor :
  • Burung dikeluarkan dipagi hari sekitar pukul 5.30 atau pukul 6 agar burung mendapatkan udara segar dan cahaya matahari pagi.
  • Sekitar pukul 7 atau matahari telah naik barulah burung dimandikan dengan cara disemprot dari atas, mandikan burung sampai puas.
  • Setelah mandi burung kemudian di jemur sampai bulunya kering dan baru diberi Jangkrik 5 ekor, kemudian lanjutkan penjemuran hingga pukul 10 atau pukul 11.
  • Siang hari burung dientaskan dari penjemuran dan ditempatkan ditempat yang teduh dan burung diberi 1 sendok makan Ulat Kandang (UK), setelah setengah jam barulah dikerodong.
  • Siang hari saat dikerodong burung diperdengarkan suara masteran burung lain atau memutar mp3.
  • Sore hari sekitar pukul 4 burung di keluarkan/diangin-anginkan, bila burung tampak banyak tingkah berarti burung perlu dimandikan, jemur hingga kering barulah diberi jangkrik 5 ekor.
  • Menjelang pukul 6 atau petang, burung diambil dan dikerodong, kemudian burung dimasukkan rumah dan dimaster dengan masteran yang anda inginkan.
  • Lakukan perawatan ini hingga burung mau berkicau dan gacor untuk setelan harian, bila cocok setelan ini sebenarnya juga bisa digunakan untuk setelan lomba.
  • Pemberian pakan berupa Jangkrik dan UK merupakan model perawatan yang di terapkan om Budiharjo dalam menelurkan burung cendet berprestasi, yang disebut sebagai setelan burung all in one. karena setelan harian dan lomba diperlakukan sama.
Pada suatu ketika burung  yang sudah gacor atau juara sekalipun akan mengalami masa pergantian bulu, untuk itu berikut ini saya tambahkan tips, semoga saja bermanfaat....

Cara Merawat Cendet Mabung/Ngurak
Seperti yang telah dijelaskan oleh banyak master burung, bahwa burung cendet pada suatu musim akan melalui masa pergantian bulu atau ngurak. Masa ngurak ini adalah masa yang paling membosankan karena burung banyak yang jadi pendiam atau kicauannya berkurang. Selain itu, keberhasilan melalui masa mabung yang sakit dan penuh tantangan itu sangat mempengaruhi kinerja burung sesudahnya. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merawat burung Cendet Mabung/Ngurak :
  • Setelan EF ditingkatkan dari setelan harian, karena burung membutuhkan lebih banyak energi dan nutrisi untuk merontokkan bulu dan menumbuhkan bulu baru. namun pemberian EF harus terus konsisten, bila menaikkan EF menjadi tidak mungkin karena EF yang sulit atau mahal, maka lebih baik tetap menggunakan setelan harian.
  • Burung Sebaiknya selalu dikerodong dan ditempatkan ditempat yang nyaman dan tidak diperlihatkan burung sejenis.
  • Pemasteran saat mabung dapat lebih efektif karena burung lebih banyak diam dan bisa merekam dengan baik apa yang di dengarnya.
  • Sangkar dibersihkan setiap 3 hari sekali dan tempat kotoran di cuci yang bersih agar burung terhindar dari segala penyakit dan kuman. 
  • Pemandian cukup dilakukan seminggu sekali dipagi hari, kemudian jemur pun cukup sampai bulu-bulunya kering, kemudian burung diteduhkan dan dikerodong kembali.

Semoga tips ringan ini bermanfaat untuk rekan-rekan sekalian pecinta burung cendet. perlu dicatat juga bahwa burung yang gacor adalah burung yang telah jinak atau jinak-jinak lalat, sehat dan berada dalam kondisi top performance.
Detail

merawat pentet jadi gacor, ngerol juara

Merawat pentet jadi gacor, ngerol juara, Seperti yang anda ketahui burung pentet atau cendet ini adalah burung sawahan yang sering kita temui di kebun atau di sawah. Burung ini sering disebut dengan nama pentet di daerah jawa. Burung pentet termasuk burung peniru yang ulung. waktu saya kecil dulu pernah memiliki burung ini yang bisa menirukan suara ayam kecil, ayam indukan bahkan kokokan ayam jantan juga bisa, kadang suara kucing pun dilibasnya jadi sempat bingung ini suara kucing beneran apa suara burung pentet ini. Nah yang pasti burung pentet ini suka meniru suara-suara di sekelilingnya sehingga bisa di masterkan menjadi burung juara yang memiliki nilai jual tinggi. 
Beberapa hal yang dijadikan acuan untuk Merawat pentet jadi gacor, ngerol juara. dan hal yang sering anda temui saat merawat burung cendet ini adalah suaranya yang latang dan indah didengar apalagi sering menirukan semua jenis suara termasuk suara biatang disekitarnya. Nah memang burung pentet ini akan menjadi juara, berhaga dan mahal jika di rawat dengan baik. Perawatan da pemasteran jelas akan memberikan efek terhadap hasil burung pentet ini menjadi master. burung ini cocok dimasterka dengan burung lovebird, kenari, cucak jengot, ciblek, jalak uren, cililin dan beberpa jenis burung lainnya. Ada beberapa tips yang harus diperhatikan dalam merawat burung pentet master ini yang pertama adalah pengaturan pola makanan, perawatan harian, perawatan saat mabung, perawatan paska mabung, perawatan untuk lomba dan selesai lomba. Burung juga seperti manusia yang bisa stress jika memiliki tingkat kejenuhan yang tinggi, nah agar burung pentet kesayangan anda juga bisa bertahap menjadi master bird simak beberapa tahapan dan tips untuk merawat pentet jadi gacor berikut ini.  



1. Perawatan burung pentet pada makanan
Burung cendet biasanya suka dengan makanan voer, jangkrik, kroto, cacing, ulat hongkong, ulat bambu, belalang. Nah untuk pakan harian berikan voer untuk nutrisi dan vitamin terutama voer yag memiliki kadar protein 12 hingga 18 persen. Pemberina variasi makanan sangat disarankan agar terpenuhi kebutuhan vitamin, prostein, gizinya dan juga tidak gampang bosan dan psikis burung menjadi bagus. 
Variasi yang umum digunakan biasanya berikan kroto 2 kali seminggu sebanyak 1 sendok,  untuk cacing bisa diberikan 2 kali seminggu cukup 1 ekor saat pemberian. Sedangkan jangkrik bisa deiberikan pagi hari 2-3 ekor jam 5 pagi saat di embunkan dan sore hari 2 ekor.

2. Perawatan harian burung pentet yang simple namun berpengaruh jadi gacor
Merawat burung dengan hati lebih besar tingkat keberhasilanya, kebanyakan burung yang sudah master itu berasal dari perawata yang bagus dengan hati dan jiwa cinta terhadap peliharaanya. Nah tips harian yang biasa anda lakukan muali dari pengembunan subuh2, memandikan, memberi pakan, bahkan hingga pengrodongan malam hari bisa anda lakukan seperti berikut ini.
Pagi hari jam 5 subuh embunkan burung pentet dan beri makan jangkirk 2-3 ekor, dan kroto satu sendok teh. Setelah itu mandikan jangan sampai basah kuyub kemudian setel download mp3 burung pentet yang sudah jadi saat masa penjemuran usahakan tidak bersamaan dengan burung lainnya. Setelah jam 10 jam 11 taruh burung diatas teras. Sekitar jam 3 burung bisa ditaruh diluar rumah (ibarat anak kecil yang suka main di luar rumah, jika melihat di dalam ruamh terus akan bosan jadi lebih suka diatruh dilura. setelahnya full kerodong jam 5 sore biar burung istirahat.

Nambah Untuk masalah pengkrodongan burung yang sudah lulut (jinak) tidak usah terlalu sering dikerodong karena dikordong cukup saat malam saja untuk istirahat. saat siang biarkan dijemur agar lendir2nya keluar tapi ingat saat penjemuran jangan sampai kehabisan air jangan samapi burung dehidrasi, penjemuran berguna untuk kekuatan suara karena lendir sudah habis, dan juga untuk psikis burung. Sementara untuk pengkrodongan memang dianjurkan sebelum lomba seminggu sebelumnya bisa dikrodong agar saat lomba keluar semua powernya.
 
Mungkin demikian dulu untuk perawatan burung pentet agar menjadi master, sedangkan untuk perawatan burung pentet sebelum lomba akan kami berikan di artikel berikutnya, demikian juga untuk artikel perawatan burung pentet saat mabung dan paska mabung akan kami sambung beberapa hari kedepan untuk anda semua pecinta burung pentet. Sekian dan terimakasih atas kunjugan anda di blog kami semoga bermanfaat untuk anda semua pecinta burung pentet.

Merawat pentet jadi gacor, ngerol juara, Seperti yang anda ketahui burung pentet atau cendet ini adalah burung sawahan yang sering kita temui di kebun atau di sawah. Burung ini sering disebut dengan nama pentet di daerah jawa. Burung pentet termasuk burung peniru yang ulung. waktu saya kecil dulu pernah memiliki burung ini yang bisa menirukan suara ayam kecil, ayam indukan bahkan kokokan ayam jantan juga bisa, kadang suara kucing pun dilibasnya jadi sempat bingung ini suara kucing beneran apa suara burung pentet ini. Nah yang pasti burung pentet ini suka meniru suara-suara di sekelilingnya sehingga bisa di masterkan menjadi burung juara yang memiliki nilai jual tinggi. 
Beberapa hal yang dijadikan acuan untuk Merawat pentet jadi gacor, ngerol juara. dan hal yang sering anda temui saat merawat burung cendet ini adalah suaranya yang latang dan indah didengar apalagi sering menirukan semua jenis suara termasuk suara biatang disekitarnya. Nah memang burung pentet ini akan menjadi juara, berhaga dan mahal jika di rawat dengan baik. Perawatan da pemasteran jelas akan memberikan efek terhadap hasil burung pentet ini menjadi master. burung ini cocok dimasterka dengan burung lovebird, kenari, cucak jengot, ciblek, jalak uren, cililin dan beberpa jenis burung lainnya. Ada beberapa tips yang harus diperhatikan dalam merawat burung pentet master ini yang pertama adalah pengaturan pola makanan, perawatan harian, perawatan saat mabung, perawatan paska mabung, perawatan untuk lomba dan selesai lomba. Burung juga seperti manusia yang bisa stress jika memiliki tingkat kejenuhan yang tinggi, nah agar burung pentet kesayangan anda juga bisa bertahap menjadi master bird simak beberapa tahapan dan tips untuk merawat pentet jadi gacor berikut ini.  



1. Perawatan burung pentet pada makanan
Burung cendet biasanya suka dengan makanan voer, jangkrik, kroto, cacing, ulat hongkong, ulat bambu, belalang. Nah untuk pakan harian berikan voer untuk nutrisi dan vitamin terutama voer yag memiliki kadar protein 12 hingga 18 persen. Pemberina variasi makanan sangat disarankan agar terpenuhi kebutuhan vitamin, prostein, gizinya dan juga tidak gampang bosan dan psikis burung menjadi bagus. 
Variasi yang umum digunakan biasanya berikan kroto 2 kali seminggu sebanyak 1 sendok,  untuk cacing bisa diberikan 2 kali seminggu cukup 1 ekor saat pemberian. Sedangkan jangkrik bisa deiberikan pagi hari 2-3 ekor jam 5 pagi saat di embunkan dan sore hari 2 ekor.

2. Perawatan harian burung pentet yang simple namun berpengaruh jadi gacor
Merawat burung dengan hati lebih besar tingkat keberhasilanya, kebanyakan burung yang sudah master itu berasal dari perawata yang bagus dengan hati dan jiwa cinta terhadap peliharaanya. Nah tips harian yang biasa anda lakukan muali dari pengembunan subuh2, memandikan, memberi pakan, bahkan hingga pengrodongan malam hari bisa anda lakukan seperti berikut ini.
Pagi hari jam 5 subuh embunkan burung pentet dan beri makan jangkirk 2-3 ekor, dan kroto satu sendok teh. Setelah itu mandikan jangan sampai basah kuyub kemudian setel download mp3 burung pentet yang sudah jadi saat masa penjemuran usahakan tidak bersamaan dengan burung lainnya. Setelah jam 10 jam 11 taruh burung diatas teras. Sekitar jam 3 burung bisa ditaruh diluar rumah (ibarat anak kecil yang suka main di luar rumah, jika melihat di dalam ruamh terus akan bosan jadi lebih suka diatruh dilura. setelahnya full kerodong jam 5 sore biar burung istirahat.

Nambah Untuk masalah pengkrodongan burung yang sudah lulut (jinak) tidak usah terlalu sering dikerodong karena dikordong cukup saat malam saja untuk istirahat. saat siang biarkan dijemur agar lendir2nya keluar tapi ingat saat penjemuran jangan sampai kehabisan air jangan samapi burung dehidrasi, penjemuran berguna untuk kekuatan suara karena lendir sudah habis, dan juga untuk psikis burung. Sementara untuk pengkrodongan memang dianjurkan sebelum lomba seminggu sebelumnya bisa dikrodong agar saat lomba keluar semua powernya.
 
Mungkin demikian dulu untuk perawatan burung pentet agar menjadi master, sedangkan untuk perawatan burung pentet sebelum lomba akan kami berikan di artikel berikutnya, demikian juga untuk artikel perawatan burung pentet saat mabung dan paska mabung akan kami sambung beberapa hari kedepan untuk anda semua pecinta burung pentet. Sekian dan terimakasih atas kunjugan anda di blog kami semoga bermanfaat untuk anda semua pecinta burung pentet.

Detail

Burung Cendet

Mengenal Burung Cendet | Perawatan Burung Cendet | Merawat Cendet Mabung | Mengatasi Cendet Salto | Solusi Cendet Macet | Setelan Harian | Lomba dan segala hal bahasan tentang burung cendet merupakan sesuatu yang sangat menarik bagi Kissawa karena saya adalah pecinta dan penggemar burung Cendet Gacor apalagi burung Cendet Juara. Meskipun pada awalnya burung cendet dianggap sebagai burung perusak oleh sebagian kicau mania, namun bagi saya Cendet adalah burung yang paling cerdas diantara sekian banyak jenis burung pengicau dan burung predator lainnya.

"Memelihara 1 burung seakan memiliki 10 jenis burung, itulah istimewanya Burung Cendet"

Burung Cendet / Lanius C.
Berbagai jenis suara burung kecil dan suara hewan lainnya yang dapat ditirukan oleh burung cendet, dengan perawatan yang konsisten meskipun dengan setingan pakan yang sederhana, burung cendet tetap bisa menjadi pengicau yang handal, baik untuk kicauan dirumah maupun untuk lomba, namun bila ingin di lombakan tentunya lebih baik jika pemberian pakan penambah energi (EF) juga ditingkatkan sehingga burung akan lebih memiliki tenaga untuk memompa suara.

Lebih lanjut baca juga artikel kami tentang burung cendet dibawah ini :

Cara tepat merawat cendet bakalan liar
Cara mengajari cendet liar makan voer
Cara Menjinakkan burung liar
Merawat Burung Biar Cepat Gacor
Merawat Cendet yang ngurak atau mabung

Cara Setting Ulang Jangkrik untuk Cendet Macet

Cendet STRESS ini solusinya
Cendet Miyik/Manja ini solusinya
Cendet SALTO ini solusinya

KM Kissawa mencoba mengupas tentang perawatan burung cendet yang memang unik, saya katakan unik karena banyak pecinta burung cendet yang sering frustasi karena berbagai tips perawatan telah dicoba tapi tidak juga berhasil, padahal keberhasilan dalam mencetak cendet juara sangat dipengaruhi oleh berbagai hal, dimana faktor-faktor itu bisa jadi saling berketergantungan satu dengan yang lainnya, seperti : Faktor usia burung, Faktor Gen, Faktor perawatan, Faktor makanan dan lingkungan.

Semoga anda menemukan solusi yang tepat dalam merawat burung cendet disini, dan satu lagi yang perlu diperhatikan bahwa konsistensi dan kesabaran adalah kunci dalam meraih keberhasilan dan tujuan merawat burung predator yang hebat ini.



Mengenal Burung Cendet | Perawatan Burung Cendet | Merawat Cendet Mabung | Mengatasi Cendet Salto | Solusi Cendet Macet | Setelan Harian | Lomba dan segala hal bahasan tentang burung cendet merupakan sesuatu yang sangat menarik bagi Kissawa karena saya adalah pecinta dan penggemar burung Cendet Gacor apalagi burung Cendet Juara. Meskipun pada awalnya burung cendet dianggap sebagai burung perusak oleh sebagian kicau mania, namun bagi saya Cendet adalah burung yang paling cerdas diantara sekian banyak jenis burung pengicau dan burung predator lainnya.

"Memelihara 1 burung seakan memiliki 10 jenis burung, itulah istimewanya Burung Cendet"

Burung Cendet / Lanius C.
Berbagai jenis suara burung kecil dan suara hewan lainnya yang dapat ditirukan oleh burung cendet, dengan perawatan yang konsisten meskipun dengan setingan pakan yang sederhana, burung cendet tetap bisa menjadi pengicau yang handal, baik untuk kicauan dirumah maupun untuk lomba, namun bila ingin di lombakan tentunya lebih baik jika pemberian pakan penambah energi (EF) juga ditingkatkan sehingga burung akan lebih memiliki tenaga untuk memompa suara.

Lebih lanjut baca juga artikel kami tentang burung cendet dibawah ini :

Cara tepat merawat cendet bakalan liar
Cara mengajari cendet liar makan voer
Cara Menjinakkan burung liar
Merawat Burung Biar Cepat Gacor
Merawat Cendet yang ngurak atau mabung

Cara Setting Ulang Jangkrik untuk Cendet Macet

Cendet STRESS ini solusinya
Cendet Miyik/Manja ini solusinya
Cendet SALTO ini solusinya

KM Kissawa mencoba mengupas tentang perawatan burung cendet yang memang unik, saya katakan unik karena banyak pecinta burung cendet yang sering frustasi karena berbagai tips perawatan telah dicoba tapi tidak juga berhasil, padahal keberhasilan dalam mencetak cendet juara sangat dipengaruhi oleh berbagai hal, dimana faktor-faktor itu bisa jadi saling berketergantungan satu dengan yang lainnya, seperti : Faktor usia burung, Faktor Gen, Faktor perawatan, Faktor makanan dan lingkungan.

Semoga anda menemukan solusi yang tepat dalam merawat burung cendet disini, dan satu lagi yang perlu diperhatikan bahwa konsistensi dan kesabaran adalah kunci dalam meraih keberhasilan dan tujuan merawat burung predator yang hebat ini.



Detail

Cara Setting Ulang Jangkrik Untuk Cendet Macet

Sehubungan banyaknya keluhan dari Cendet Mania yang menyampaikan pertanyaan seputar Cendet yang macet karena ngedrop atau karena habis ngurak, maka pada kesempatan kali ini saya ingin menyampaikan tips Cara Setting Ulang Jangkrik Untuk Cendet yang Macet. mungkin diluar sana sudah banyak master cendet yang telah membagikan tipsnya, namun tak ada salahnya untuk newbie menyimak tulisan berikut ini siapa tahu cocok dengan keadaan dan karakter cendet kesayangan anda.





Cara setting ulang jangkrik | Sesudah ritual mandi kasih jangkrik  disuapin tergantung Cendet cepat makan-nya atau tidak, kalau lelet makannya cukup disimpan di cepuk 15 ekor , nanti keliatan sisa di cepuk ada berapa dari 15 ekor tadi, misalnya 15 ekor dimakan 9 sisanya 6 ekor. berarti ketahuan maksimal yg sanggup di makan 9. dan sore pun lakukan hal yg sama kasih jangkrik 15 ekor dicepuk dan lihat berapa ekor sanggup dihabiskan itulah porsi kemampuan dia makan jangkrik.


Besoknya lakukan hal yg sama, berikan jangkrik sebanyak 9 ekor atau berapa dia sanggup makan kemarin . terus lakukan dalam 1 minggu nanti kalau si cendet merasa cukup nutrisinya, maka dia akan terus menurun mengkonsumsi jangkrik di saat semua stabil. Nah berarti anda sudah mengetahui settingan JK P/S untuk Cendet anda.

Karakter burung cendet memang berbeda, ada yang makan langsung ditelan, ada yang di putus-putusin dulu, ada yang di slempitkan di ruji sangkar dulu. Pahamilah karakternya dan sabarlah dalam merawat cendet jika ingin cendet anda menjadi burung yang istimewa. Dengan karakter yang berbeda itulah sehingga porsi makan burung cendet 1 dengan  yang lain pun berbeda. 

Jika anda mengadopsi settingan pakan milik orang lain maka belum tentu itu cocok untuk burung anda, beda burung beda karakternya, untuk itu gunakanlah cara ini untuk mendapatkan porsi atau Setingan jangkrik agar cendet macet anda segera gacor kembali. tapi kalau cendet anda suka salto, disini Solusinya

Salam cendet mania by kissawa
Sehubungan banyaknya keluhan dari Cendet Mania yang menyampaikan pertanyaan seputar Cendet yang macet karena ngedrop atau karena habis ngurak, maka pada kesempatan kali ini saya ingin menyampaikan tips Cara Setting Ulang Jangkrik Untuk Cendet yang Macet. mungkin diluar sana sudah banyak master cendet yang telah membagikan tipsnya, namun tak ada salahnya untuk newbie menyimak tulisan berikut ini siapa tahu cocok dengan keadaan dan karakter cendet kesayangan anda.





Cara setting ulang jangkrik | Sesudah ritual mandi kasih jangkrik  disuapin tergantung Cendet cepat makan-nya atau tidak, kalau lelet makannya cukup disimpan di cepuk 15 ekor , nanti keliatan sisa di cepuk ada berapa dari 15 ekor tadi, misalnya 15 ekor dimakan 9 sisanya 6 ekor. berarti ketahuan maksimal yg sanggup di makan 9. dan sore pun lakukan hal yg sama kasih jangkrik 15 ekor dicepuk dan lihat berapa ekor sanggup dihabiskan itulah porsi kemampuan dia makan jangkrik.


Besoknya lakukan hal yg sama, berikan jangkrik sebanyak 9 ekor atau berapa dia sanggup makan kemarin . terus lakukan dalam 1 minggu nanti kalau si cendet merasa cukup nutrisinya, maka dia akan terus menurun mengkonsumsi jangkrik di saat semua stabil. Nah berarti anda sudah mengetahui settingan JK P/S untuk Cendet anda.

Karakter burung cendet memang berbeda, ada yang makan langsung ditelan, ada yang di putus-putusin dulu, ada yang di slempitkan di ruji sangkar dulu. Pahamilah karakternya dan sabarlah dalam merawat cendet jika ingin cendet anda menjadi burung yang istimewa. Dengan karakter yang berbeda itulah sehingga porsi makan burung cendet 1 dengan  yang lain pun berbeda. 

Jika anda mengadopsi settingan pakan milik orang lain maka belum tentu itu cocok untuk burung anda, beda burung beda karakternya, untuk itu gunakanlah cara ini untuk mendapatkan porsi atau Setingan jangkrik agar cendet macet anda segera gacor kembali. tapi kalau cendet anda suka salto, disini Solusinya

Salam cendet mania by kissawa
Detail

Cara Menyimpan Ulat Kandang (UK) Untuk Prenjak

Ketersediaan pakan merupakan syarat agar burung prenjak bisa terus hidup dan berkicau, karena meskipun telah mau makan voer, sebaiknya burung pemakan serangga seperti Prenjak dan Cendet tetap diberi Ulat Kandang (UK) sebagai extra foodnya. Bahkan bagi Prenjak, UK merupakan makanan utama agar burung bisa bertahan hidup dalam rawatan manusia. Banyak sekali kicau mania pemula yang mengalami kesulitan dalam mempertahankan ketersediaan UK setiap hari bagi burung kesayangannya.


Padahal Menyimpan UK untuk burung prenjak sangatlah mudah, kira-kira seperti inilah caranya :
  • Taruh atau letakkanUK yang baru anda beli dari pasar burung ke wadah yang terbuka lebar, pada setiap sisi wadah harus licin, misalkan terbuat dari kayu maka pada setiap sisi dalamnya harus diberi lakban, namun bila wadah yang anda gunakan adalah berbahan plastik atau seng maka hal itu tidak perlu dilakukan. 
  • Hindari pembelian UK dalam jumlah banyak dan dimasukkan plastik, karena sampai di rumah UK bisa mati kehabisan nafas.
  • UK membutuhkan wadah yang terbuka agar mendapatkan udara yang cukup, Populasi yang pada dalam suatu wadah bila wadah UK tidak terbuka akan mengakibatkan UK mati atau busuk.
  • Agar bisa bertahan hidup, UK harus diberi makan, adapun makanan untuk UK adalah ketela, singkong, nasi dan dedak atau voer.
  • Musuh UK adalah Semut,  untuk itu anda harus menempatkan wadah UK ditempat yang aman dari jangkauan semut, yaitu dengan cara menggantung, gantungan juga harus diberi oil agar semut tidak bisa datang. 
  • Agar UK dimalam hari tidak diserbu sama Cicak, sebaiknya diatasnya menggunakan penutup jaring-jaring agar UK bisa bernafas dan Cicak tidak bisa masuk.

Dengan penyimpanan yang baik dan UK diberi makan berarti anda telah berusaha menyediakan pakan bagi burung prenjak, sehingga prenjak akan hidup lebih lama dan rajin berkicau sepanjang hari. Semoga artikel Cara Menyimpan Ulat Kandang bagi Prenjak ini berguna. Perlu di ingat bahwa satu hari saja burung tidak memakan UK burung prenjak akan stress. 

salam prenjak mania by Kissawa


Ketersediaan pakan merupakan syarat agar burung prenjak bisa terus hidup dan berkicau, karena meskipun telah mau makan voer, sebaiknya burung pemakan serangga seperti Prenjak dan Cendet tetap diberi Ulat Kandang (UK) sebagai extra foodnya. Bahkan bagi Prenjak, UK merupakan makanan utama agar burung bisa bertahan hidup dalam rawatan manusia. Banyak sekali kicau mania pemula yang mengalami kesulitan dalam mempertahankan ketersediaan UK setiap hari bagi burung kesayangannya.


Padahal Menyimpan UK untuk burung prenjak sangatlah mudah, kira-kira seperti inilah caranya :
  • Taruh atau letakkanUK yang baru anda beli dari pasar burung ke wadah yang terbuka lebar, pada setiap sisi wadah harus licin, misalkan terbuat dari kayu maka pada setiap sisi dalamnya harus diberi lakban, namun bila wadah yang anda gunakan adalah berbahan plastik atau seng maka hal itu tidak perlu dilakukan. 
  • Hindari pembelian UK dalam jumlah banyak dan dimasukkan plastik, karena sampai di rumah UK bisa mati kehabisan nafas.
  • UK membutuhkan wadah yang terbuka agar mendapatkan udara yang cukup, Populasi yang pada dalam suatu wadah bila wadah UK tidak terbuka akan mengakibatkan UK mati atau busuk.
  • Agar bisa bertahan hidup, UK harus diberi makan, adapun makanan untuk UK adalah ketela, singkong, nasi dan dedak atau voer.
  • Musuh UK adalah Semut,  untuk itu anda harus menempatkan wadah UK ditempat yang aman dari jangkauan semut, yaitu dengan cara menggantung, gantungan juga harus diberi oil agar semut tidak bisa datang. 
  • Agar UK dimalam hari tidak diserbu sama Cicak, sebaiknya diatasnya menggunakan penutup jaring-jaring agar UK bisa bernafas dan Cicak tidak bisa masuk.

Dengan penyimpanan yang baik dan UK diberi makan berarti anda telah berusaha menyediakan pakan bagi burung prenjak, sehingga prenjak akan hidup lebih lama dan rajin berkicau sepanjang hari. Semoga artikel Cara Menyimpan Ulat Kandang bagi Prenjak ini berguna. Perlu di ingat bahwa satu hari saja burung tidak memakan UK burung prenjak akan stress. 

salam prenjak mania by Kissawa


Detail

Cara Tepat Merawat Cendet Mabung

Mabung merupakan istilah untuk burung yang sedang mengalami masa pergantian bulu, dimana proses ini diawali dengan merontokkan bulu yang telah kusam atau sudah tua secara bergantian, kemudian masa pertumbuhan bulu baru yang lebih segar dan mulus. Masa perontokkan bulu tua tidak akan berlangsung secara bersamaan, sehingga anda sebagai pemilik burung harus bersabar, secara alami proses rontok bulu ini terjadi 2 atau 3 helai sampai bulu baru tumbuh lagi, bersamaan dengan tumbuhnya bulu baru, bulu yang lain akan rontok, silih berganti sampai bulu tua habis dan berganti bulu baru.



Untuk mempercepat proses mabung memang telah banyak dicoba oleh banyak kicau mania, namun alangkah lebih baik jika proses mabung itu dibiarkan terjadi secara alami, yang penting selama masa mabung kita tetap memberikan perawatan terbaik, karena keberhasilan melalui masa mabung sangat mempengaruhi performance burung setelahnya.

Itulah Tips Jitu dan Cara Paling Tepat Merawat Cendet Mabung, semoga hal ini dapat kita pahami bersama bila burung bukanlah robot yang dapat kita paksakan rontok bulunya kemudian bulunya tumbuh secara bersamaan. Coba anda bayangkan bila di alam liar burung tiba-tiba rontok semua bulunya, tentunya burung cendet bisa menjadi santapan empuk predator lainnya. iya kan? 

Jadi, Cara Tepat Merawat Cendet Mabung adalah membiarkan burung melalui masa rontok dan pertumbuhan bulu baru secara alami, namun anda bisa mengupayakan pertumbuhan agar lebih baik dengan memberikan nutrisi yang cukup selama masa mabung. 

Jika burung hanya diberi Voer selama mabung, dikwatirkan nutrisi yang ada di dalam voer kurang memadai untuk merontokkan dan menumbuhkan bulu baru, untuk itu pemberian EF diperlukan agar kebutuhan nutrisi burung terjamin, bila perlu EF ditingkatkan agar bisa mendukung sistem metabolisme tubuh yang meningkat, selain itu anda juga bisa menambahkan multivitamin herbal agar burung semakin sehat dan menghasilkan bulu-bulu yang halus.

Skedul Merawat Cendet Mabung, sejak diketahui ada beberapa bulu yang rontok :
  • Burung mulai dikerodong full (siang dan malam)
  • Ekstra Fooding (EF) Jangkrik ditingkatkan, bila biasanya 5-5, saat mabung berikan 7-8 pagi/sore.
  • EF lain dapat yang dapat diberikan adalah Ulat Hongkong (UH) berikan 5 ekor setiap sore, sampai burung selesai mabung.
  • Kroto diberikan 2 hari sekali sebanyak 1 cepuk atau 2 sendok. Sebagian orang ada yang menambahkan Susu Bubuk Dancow untuk menambah proteinnya.
  • Multivitamin diberikan 3 hari sekali, 6 tetes ditempat minum dipagi hari.
  • Pemandian cukup dilakukan seminggu sekali.
  • Sangkar dibersihkan 3 hari sekali
  • Penjemuran hanya dilakukan 15 menit dipagi hari saat diberi makan saja, dan saat kerodong dibuka.
  • Pemasteran terus dilakukan selama masa mabung seperti biasa. 

Itulah Tips Terbaru yang dapat saya sampaikan untuk Cendeters Pemula, meskipun singkat saya berharap ini bisa menjadi catatan yang berguna. 

Salam Cendet Mania dari Km Kissawa








Mabung merupakan istilah untuk burung yang sedang mengalami masa pergantian bulu, dimana proses ini diawali dengan merontokkan bulu yang telah kusam atau sudah tua secara bergantian, kemudian masa pertumbuhan bulu baru yang lebih segar dan mulus. Masa perontokkan bulu tua tidak akan berlangsung secara bersamaan, sehingga anda sebagai pemilik burung harus bersabar, secara alami proses rontok bulu ini terjadi 2 atau 3 helai sampai bulu baru tumbuh lagi, bersamaan dengan tumbuhnya bulu baru, bulu yang lain akan rontok, silih berganti sampai bulu tua habis dan berganti bulu baru.



Untuk mempercepat proses mabung memang telah banyak dicoba oleh banyak kicau mania, namun alangkah lebih baik jika proses mabung itu dibiarkan terjadi secara alami, yang penting selama masa mabung kita tetap memberikan perawatan terbaik, karena keberhasilan melalui masa mabung sangat mempengaruhi performance burung setelahnya.

Itulah Tips Jitu dan Cara Paling Tepat Merawat Cendet Mabung, semoga hal ini dapat kita pahami bersama bila burung bukanlah robot yang dapat kita paksakan rontok bulunya kemudian bulunya tumbuh secara bersamaan. Coba anda bayangkan bila di alam liar burung tiba-tiba rontok semua bulunya, tentunya burung cendet bisa menjadi santapan empuk predator lainnya. iya kan? 

Jadi, Cara Tepat Merawat Cendet Mabung adalah membiarkan burung melalui masa rontok dan pertumbuhan bulu baru secara alami, namun anda bisa mengupayakan pertumbuhan agar lebih baik dengan memberikan nutrisi yang cukup selama masa mabung. 

Jika burung hanya diberi Voer selama mabung, dikwatirkan nutrisi yang ada di dalam voer kurang memadai untuk merontokkan dan menumbuhkan bulu baru, untuk itu pemberian EF diperlukan agar kebutuhan nutrisi burung terjamin, bila perlu EF ditingkatkan agar bisa mendukung sistem metabolisme tubuh yang meningkat, selain itu anda juga bisa menambahkan multivitamin herbal agar burung semakin sehat dan menghasilkan bulu-bulu yang halus.

Skedul Merawat Cendet Mabung, sejak diketahui ada beberapa bulu yang rontok :
  • Burung mulai dikerodong full (siang dan malam)
  • Ekstra Fooding (EF) Jangkrik ditingkatkan, bila biasanya 5-5, saat mabung berikan 7-8 pagi/sore.
  • EF lain dapat yang dapat diberikan adalah Ulat Hongkong (UH) berikan 5 ekor setiap sore, sampai burung selesai mabung.
  • Kroto diberikan 2 hari sekali sebanyak 1 cepuk atau 2 sendok. Sebagian orang ada yang menambahkan Susu Bubuk Dancow untuk menambah proteinnya.
  • Multivitamin diberikan 3 hari sekali, 6 tetes ditempat minum dipagi hari.
  • Pemandian cukup dilakukan seminggu sekali.
  • Sangkar dibersihkan 3 hari sekali
  • Penjemuran hanya dilakukan 15 menit dipagi hari saat diberi makan saja, dan saat kerodong dibuka.
  • Pemasteran terus dilakukan selama masa mabung seperti biasa. 

Itulah Tips Terbaru yang dapat saya sampaikan untuk Cendeters Pemula, meskipun singkat saya berharap ini bisa menjadi catatan yang berguna. 

Salam Cendet Mania dari Km Kissawa








Detail

Solusi Cara Merawat Cendet Salto

Cendet yang memiliki kemampuan Salto memang sungguh menjengkelkan bagi pecinta burung cendet, namun pada dasarnya sifat salto itu adalah kemampuan individu dan warisan dari kakek nenek burung Cendet. Sebagai pecinta burung cendet tentu kita akan berupaya untuk mengatasi burung cendet agar tidak salto saat berkicau dan saat di lombakan.

Solusi mengatasi Cendet Salto telah banyak disampaikan oleh para master cendet mania lewat berbagai artikel maupun lewat forum cendet mania, group cendet mania maupun blog cendet. Kali ini KM Kissawa ingin berbagi tulisan berdasarkan kutipan saya dari apa yang telah disampaikan para master dalam menangani burung cendet salto.

Saltonya burung cendet karena berbagai sebab dapat dikurangi dengan memberikan terapi mandi pagi dan terapi mandi malam, pemberian EF pun tidak perlu buru-buru, biarkan burung tanpa makanan selama beberapa saat sampai bulu kering. Bila burung salto dikarenakan kebanyakan EF, maka EF dapat dikurangi secara perlahan sampai burung benar-benar tenang.

Burung Cendet salto bisa jadi disebabkan oleh karena burung merasa takut atau ketakutan sesuatu barang atau stress, jika burung masih ketakutan maka langkah awal kita bisa menggunakan tips Cara Menjinakkan Burung Liar.

Bila burung di dekati manusia terus bertingkah maka dapat dipastikan burung sedang dalam beradaptasi atau sedang ketakutan, untuk itu burung sangat perlu untuk dijinakkan terlebih dahulu.

Beberapa saran dari master cendet tentang Solusi atau Cara Merawat Cendet Salto :

"Cendet Salto coba ditangani dengan memberikan satu pangkrikan"

"Mandikan burung sesering mungkin hingga basah kuyub biar burung lebih tenang"

"Asingkan burung, bila burung sedang mengalami stress"
Cendet yang memiliki kemampuan Salto memang sungguh menjengkelkan bagi pecinta burung cendet, namun pada dasarnya sifat salto itu adalah kemampuan individu dan warisan dari kakek nenek burung Cendet. Sebagai pecinta burung cendet tentu kita akan berupaya untuk mengatasi burung cendet agar tidak salto saat berkicau dan saat di lombakan.

Solusi mengatasi Cendet Salto telah banyak disampaikan oleh para master cendet mania lewat berbagai artikel maupun lewat forum cendet mania, group cendet mania maupun blog cendet. Kali ini KM Kissawa ingin berbagi tulisan berdasarkan kutipan saya dari apa yang telah disampaikan para master dalam menangani burung cendet salto.

Saltonya burung cendet karena berbagai sebab dapat dikurangi dengan memberikan terapi mandi pagi dan terapi mandi malam, pemberian EF pun tidak perlu buru-buru, biarkan burung tanpa makanan selama beberapa saat sampai bulu kering. Bila burung salto dikarenakan kebanyakan EF, maka EF dapat dikurangi secara perlahan sampai burung benar-benar tenang.

Burung Cendet salto bisa jadi disebabkan oleh karena burung merasa takut atau ketakutan sesuatu barang atau stress, jika burung masih ketakutan maka langkah awal kita bisa menggunakan tips Cara Menjinakkan Burung Liar.

Bila burung di dekati manusia terus bertingkah maka dapat dipastikan burung sedang dalam beradaptasi atau sedang ketakutan, untuk itu burung sangat perlu untuk dijinakkan terlebih dahulu.

Beberapa saran dari master cendet tentang Solusi atau Cara Merawat Cendet Salto :

"Cendet Salto coba ditangani dengan memberikan satu pangkrikan"

"Mandikan burung sesering mungkin hingga basah kuyub biar burung lebih tenang"

"Asingkan burung, bila burung sedang mengalami stress"
Detail

Cendet Bunyi Toet Toet Sambil Buka Sayap, ini Solusinya

Tidak seperti biasanya Cendet Ki Somad pagi ini lagi nggak stabil, begitu buka kerodong kelabakan terbang grabakan nggak karuan tapi nggak nabrak ruji, begitu di gantung di teras bukannya nyanyi dan bongkar isian seperti biasanya, tapi malah cuma bunyi toet-toet, ngek-ngek nggak berhenti-berhenti. Saya tidak tahu kenapa dengan cendet ini, sangat mungkin ini adalah tanda-tanda burung cendet over b'rahi atau sering disingkat dengan OB. 

Karena saya juga masih dalam tahap belajar akhirnya percobaan dilakukan dengan menurunkan cendet dari gantungan, kemudian ambil wadah pakan, dan penampung kotorannya, ambil semprotan octagon dengan botol big 3l, mulailah burung saya semprot sampai basah kuyub atau sampai keliatan puas, yang ditandai burung sudah tidak lagi banyak tingkah dan diam sambil buka sayap saat dimandikan.

Selesai mandi, air minum diganti air mineral yang baru, makanan kembali dimasukkan, kemudian dikasih jangkrik 3 ekor, UK 1 sendok, wadah kotoran yang udah dibersihkan kembali dipasang dan burung siap untuk dijemur lagi.

Kali ini penjemuran tidak lagi diteras, tapi saya pindah ke lapangan Volly di depan rumah, pagi itu masih jam 7.05 WIB. dari pantauan saya, burung yang masih dalam kondisi bulu basah kuyub langsung buka isian... di dekati malah berdiri tegak tolah toleh sambil menyanyikan lagu Lovebird, Gereja Tarung, Sogok Ontong, Kutilang ngekek, sesekali tengkek buto.

Dengan catatan diatas, akhirnya saya simpulkan bila burung ki Somad ternyata tidak menghendaki mandi setiap hari, artinya mandi hanya seperlunya bila tubuh terasa panas dengan tanda-tanda bunyi toet toet sambil buka sayap, entah itu karena OB atau karena kepanasan, yang jelas karakter Cendet Ki Somad begitu selesai dimandikan dan di taruh lapangan langsung ngoceh, maaf bukan lapangan lomba lho yaa..

Apakah anda juga memiliki cendet dengan masalah seperti diatas, jika IYA maka anda bisa mencoba pengalaman singkat pagi ini dari saya, anggota Kissawa Bird Lover, pecinta burung di perbatasan kecamatan Dukuh Pakis dan Kecamatan Sawahan - Surabaya.
Tidak seperti biasanya Cendet Ki Somad pagi ini lagi nggak stabil, begitu buka kerodong kelabakan terbang grabakan nggak karuan tapi nggak nabrak ruji, begitu di gantung di teras bukannya nyanyi dan bongkar isian seperti biasanya, tapi malah cuma bunyi toet-toet, ngek-ngek nggak berhenti-berhenti. Saya tidak tahu kenapa dengan cendet ini, sangat mungkin ini adalah tanda-tanda burung cendet over b'rahi atau sering disingkat dengan OB. 

Karena saya juga masih dalam tahap belajar akhirnya percobaan dilakukan dengan menurunkan cendet dari gantungan, kemudian ambil wadah pakan, dan penampung kotorannya, ambil semprotan octagon dengan botol big 3l, mulailah burung saya semprot sampai basah kuyub atau sampai keliatan puas, yang ditandai burung sudah tidak lagi banyak tingkah dan diam sambil buka sayap saat dimandikan.

Selesai mandi, air minum diganti air mineral yang baru, makanan kembali dimasukkan, kemudian dikasih jangkrik 3 ekor, UK 1 sendok, wadah kotoran yang udah dibersihkan kembali dipasang dan burung siap untuk dijemur lagi.

Kali ini penjemuran tidak lagi diteras, tapi saya pindah ke lapangan Volly di depan rumah, pagi itu masih jam 7.05 WIB. dari pantauan saya, burung yang masih dalam kondisi bulu basah kuyub langsung buka isian... di dekati malah berdiri tegak tolah toleh sambil menyanyikan lagu Lovebird, Gereja Tarung, Sogok Ontong, Kutilang ngekek, sesekali tengkek buto.

Dengan catatan diatas, akhirnya saya simpulkan bila burung ki Somad ternyata tidak menghendaki mandi setiap hari, artinya mandi hanya seperlunya bila tubuh terasa panas dengan tanda-tanda bunyi toet toet sambil buka sayap, entah itu karena OB atau karena kepanasan, yang jelas karakter Cendet Ki Somad begitu selesai dimandikan dan di taruh lapangan langsung ngoceh, maaf bukan lapangan lomba lho yaa..

Apakah anda juga memiliki cendet dengan masalah seperti diatas, jika IYA maka anda bisa mencoba pengalaman singkat pagi ini dari saya, anggota Kissawa Bird Lover, pecinta burung di perbatasan kecamatan Dukuh Pakis dan Kecamatan Sawahan - Surabaya.
Detail

Burung Cendet Betina Ciri Ciri dan Karakternya

Sebagai burung predator yang cerdas, burung cendet meskipun berkelamin betina tetap saja bisa berkicau dengan kualitas yang bagus asalkan burung itu juga sering mendengarkan Masteran yang bagus sejak kecil, karena burung Cendet Betina cenderung memiliki kicauan yang monoton. Di akui oleh omkicau bila burung cendet betina bila berkicau lebih tenang dan nagen, sementara lawannya yang jantan bakal kelabakan dan salah tingkah (salting) bila didekatkan cendet betina.

Berdasarkan bentuk fisiknya yang disampaikan oleh banyak Cendet Mania, Burung Cendet Betina memiliki ciri ciri :
  • Hitamnya alis atau kepala berwarna kusam agak kecoklatan.
  • Kepala bila dilihat dari depan atau samping tampak menggembung jidatnya (tidak rata).
  • Paruh atas biasanya ada yang rata dengan bawah, tidak lebih panjang dari paruh bawah.
  • Bila dipegang supitnya terasa lembek, dan memiliki prilaku yang manja. 
  • Suara Toet lebih pelan dari yang lain
  • Sulit merekam suara masteran yang banyak apalagi bila burung telah dwasa.

Itulah beberapa ciri khas burung cendet betina yang dapat saya sampaikan untuk Km Kissawa, smoga bermanfaat  untuk rekan rekan yang mencintai burung cendet.
Sedangkan burung cendet jantan memiliki prilaku dan ciri-ciri yang berbeda dengan yang lama, baca tulisan kami terdahulu disini
Sebagai burung predator yang cerdas, burung cendet meskipun berkelamin betina tetap saja bisa berkicau dengan kualitas yang bagus asalkan burung itu juga sering mendengarkan Masteran yang bagus sejak kecil, karena burung Cendet Betina cenderung memiliki kicauan yang monoton. Di akui oleh omkicau bila burung cendet betina bila berkicau lebih tenang dan nagen, sementara lawannya yang jantan bakal kelabakan dan salah tingkah (salting) bila didekatkan cendet betina.

Berdasarkan bentuk fisiknya yang disampaikan oleh banyak Cendet Mania, Burung Cendet Betina memiliki ciri ciri :
  • Hitamnya alis atau kepala berwarna kusam agak kecoklatan.
  • Kepala bila dilihat dari depan atau samping tampak menggembung jidatnya (tidak rata).
  • Paruh atas biasanya ada yang rata dengan bawah, tidak lebih panjang dari paruh bawah.
  • Bila dipegang supitnya terasa lembek, dan memiliki prilaku yang manja. 
  • Suara Toet lebih pelan dari yang lain
  • Sulit merekam suara masteran yang banyak apalagi bila burung telah dwasa.

Itulah beberapa ciri khas burung cendet betina yang dapat saya sampaikan untuk Km Kissawa, smoga bermanfaat  untuk rekan rekan yang mencintai burung cendet.
Sedangkan burung cendet jantan memiliki prilaku dan ciri-ciri yang berbeda dengan yang lama, baca tulisan kami terdahulu disini
Detail

Solusi Cara Mengatasi Cendet Miyik atau Manja

Karakter Dasar Burung Cendet adalah galak dan pematuk karena burung cendet adalah burung predator yang sangat specialist dalam berburu mangsa. Dalam pemeliharaan manusia burung cendet yang dirawat dari bayi atau piyikan akan lebih cepat jinak, bahkan kejinakan burung cendet itu sampai-sampai burung menjadi manja dan suka berprilaku miyik. 

Penyebab Miyik
Burung Cendet yang berprilaku miyik atau manja dipengaruhi oleh dua hal yaitu, Pertama burung cendet kekurangan nutrsi tertentu sehingga burung merasa belum puas dengan makanan  yang tersedia, kebanyakan burung cendet  miyik adalah burung yang sudah makan voer, maka bisa jadi burung yang miyik itu karena nutrisi yang terdapat didalam voer sangat kurang. Untuk itulah Merawat Burung Cendet harus disertai dengan memberikan extra food (EF) berupa serangga atau hewan kecil segar.

Bila penyebab Cendet Miyik adalah karena kekurangan nutrisi atau EF, maka solusi atau cara mengatasinya adalah dengan memberikan EF yang lebih atau menambah porsi EF dari jumlah pembelian sebelumnya. Namun bila disebabkan oleh Salah Perawatan, maka secara otomatis anda selaku pemilik harus merubah Cara Merawatnya. 

Kesalahan dalam merawat itu diantaranya adalah kebiasaan pemilik memberikan EF Jangkrik dengan tangan langsung atau dengan lidi, sehingga burung akan berprilaku miyik agar pemilik terus memberikan makan bila pemilik/perawat mendekati burung cendet. 

Cara Mengatasinya :
  • Merawat burung cendet yang sudah bisa makan sendiri jangan pernah menggunakan tangan langsung untuk memberi jangkrik maupun UH, namun dengan mengambil wadahnya dan memasukkan EF ke dalam wadahnya.
  • Bila telah terlanjur  miyik, sebaiknya burung di cuekin/abaikan,  kecuali pada saat jadwal pemberian makan atau mandi. burung boleh diasingkan boleh juga tidak.
  • Tingkatkan EF pemberian jangkrik, bila masih kurang memuaskan anda bisa memberikan UH dalam wadah khusus.
  • Mandikan burung dipagi hari, kemudian jemur hingga jam 11 siang. di teduhkan sejenak (15 menit) kemudian burung di kerodong (berikan EF Ulat Kandang), sore hari kemudian burung kembali di keluarkan dan dijemur di matahari sore, mandikan bila perlu, kemudian menjelang petang barulah burung diberi EF dan dikerodong kembali.
  • Jangan biasakan melambai-lambaikan tangan agar burung tidak tergantung dengan pemilik untuk berkicau.
  • Berikan multivitamin seminggu sekali agar burung semakin sehat.
  • Untuk meningkatkan mental tempur dan sifat galaknya, tak ada salahnya anda memberikan untulan untuk burung miyik.
Notes : Untuk burung cendet anakan sangat mungkin sifat miyik/manja itu masih ada, karena burung ini masih terbiasa disuapin dan menunjukkan burung sedang lapar, agar burung tidak selalu miyik hingga dewasa sebaiknya jadwal makan diatur se disiplin mungkin (sebagai contoh adalah 2 jam sekali). Karena burung anakan ini masih di loloh/disuapin maka voer yang disuapkan sebaiknya juga dicampur dengan kroto agar nilai gizinya bertamah.

Intinya burung bila diberikan makanan yang cukup gizi, dimandikan dan dijemur dengan cukup maka burung akan hilang rasa manjanya (kecuali yg anakan). Untuk itu perhatikan benar Cara Merawat Burung Cendet agar burung predator yang galak ini tidak menjadi cendet banci dan manja.




Karakter Dasar Burung Cendet adalah galak dan pematuk karena burung cendet adalah burung predator yang sangat specialist dalam berburu mangsa. Dalam pemeliharaan manusia burung cendet yang dirawat dari bayi atau piyikan akan lebih cepat jinak, bahkan kejinakan burung cendet itu sampai-sampai burung menjadi manja dan suka berprilaku miyik. 

Penyebab Miyik
Burung Cendet yang berprilaku miyik atau manja dipengaruhi oleh dua hal yaitu, Pertama burung cendet kekurangan nutrsi tertentu sehingga burung merasa belum puas dengan makanan  yang tersedia, kebanyakan burung cendet  miyik adalah burung yang sudah makan voer, maka bisa jadi burung yang miyik itu karena nutrisi yang terdapat didalam voer sangat kurang. Untuk itulah Merawat Burung Cendet harus disertai dengan memberikan extra food (EF) berupa serangga atau hewan kecil segar.

Bila penyebab Cendet Miyik adalah karena kekurangan nutrisi atau EF, maka solusi atau cara mengatasinya adalah dengan memberikan EF yang lebih atau menambah porsi EF dari jumlah pembelian sebelumnya. Namun bila disebabkan oleh Salah Perawatan, maka secara otomatis anda selaku pemilik harus merubah Cara Merawatnya. 

Kesalahan dalam merawat itu diantaranya adalah kebiasaan pemilik memberikan EF Jangkrik dengan tangan langsung atau dengan lidi, sehingga burung akan berprilaku miyik agar pemilik terus memberikan makan bila pemilik/perawat mendekati burung cendet. 

Cara Mengatasinya :
  • Merawat burung cendet yang sudah bisa makan sendiri jangan pernah menggunakan tangan langsung untuk memberi jangkrik maupun UH, namun dengan mengambil wadahnya dan memasukkan EF ke dalam wadahnya.
  • Bila telah terlanjur  miyik, sebaiknya burung di cuekin/abaikan,  kecuali pada saat jadwal pemberian makan atau mandi. burung boleh diasingkan boleh juga tidak.
  • Tingkatkan EF pemberian jangkrik, bila masih kurang memuaskan anda bisa memberikan UH dalam wadah khusus.
  • Mandikan burung dipagi hari, kemudian jemur hingga jam 11 siang. di teduhkan sejenak (15 menit) kemudian burung di kerodong (berikan EF Ulat Kandang), sore hari kemudian burung kembali di keluarkan dan dijemur di matahari sore, mandikan bila perlu, kemudian menjelang petang barulah burung diberi EF dan dikerodong kembali.
  • Jangan biasakan melambai-lambaikan tangan agar burung tidak tergantung dengan pemilik untuk berkicau.
  • Berikan multivitamin seminggu sekali agar burung semakin sehat.
  • Untuk meningkatkan mental tempur dan sifat galaknya, tak ada salahnya anda memberikan untulan untuk burung miyik.
Notes : Untuk burung cendet anakan sangat mungkin sifat miyik/manja itu masih ada, karena burung ini masih terbiasa disuapin dan menunjukkan burung sedang lapar, agar burung tidak selalu miyik hingga dewasa sebaiknya jadwal makan diatur se disiplin mungkin (sebagai contoh adalah 2 jam sekali). Karena burung anakan ini masih di loloh/disuapin maka voer yang disuapkan sebaiknya juga dicampur dengan kroto agar nilai gizinya bertamah.

Intinya burung bila diberikan makanan yang cukup gizi, dimandikan dan dijemur dengan cukup maka burung akan hilang rasa manjanya (kecuali yg anakan). Untuk itu perhatikan benar Cara Merawat Burung Cendet agar burung predator yang galak ini tidak menjadi cendet banci dan manja.




Detail

Cara Merawat Cendet Stress dan Giras

Burung Cendet yang Stress harus mendapatkan perawatan yang intensif agar mental burung kembali pulih, dan yang lebih penting adalah burung segera berkicau kembali. Karena tujuan memelihara burung cendet adalah agar burung berkicau dengan riang sehingga layak untuk dilombakan. Bagi yang memiliki momongan sedang stress, atau pemiliknya sedang stress karena Cendet gacoan tak juga mau berkicau, kali ini KM Kissawa akan kembali memberikan tips Cara Merawat Cendet Stress dan tingkahnya Giras.

Sebelum lebih jauh tentang Cara Merawat, ada baiknya kita juga memahami kira-kira apa saja penyebab burung cendet mengalami stress sehingga burung tak mau berkicau, salto dan banyak tingkah bin salting dan tak memperdulikan tingkahnya itu melukai dirinya sendiri :
  • Burung yang masih beradaptasi dengan lingkungan baru
  • Burung stress karena salah perawatan
  • Burung stress karena perjalanan jauh
  • Burung stress karena kalah bertarung dengan cendet yang lebih tua
  • Burung stress karena Sangkarnya jatuh
  • Burung stress karena takut sesuatu
  • Burung stress karena pola makan yang berubah
  • Burung stress karena voer yang diganti
  • Burung stress karena di kerodong

Dengan mengetahui sebab musabab burung menjadi banyak tingkah karena stress dan tak mau ngoceh maka dengan mudah pula anda bisa merawat dan membuat burung kembali berkicau. intinya, "temukan penyebabnya maka anda akan menemukan solusinya"

Beberapa Cara Merawat Cendet Stress berikut ini patut untuk anda coba

  • Jika burung masih beradaptasi maka sebaiknya burung dikerodong dengan kerodong yang tipis bila baru berada di tempat baru selama beberapa hari, selama dikerodong burung hanya diberi makan dan EF yang cukup agar mental burung kembali naik.
  • Jika cendet stress karena salah pola perawatan, cara memandikan maupun settingan pakan, maka ada baiknya anda menanyakan pemilik awal, dan jangan memaksakan pola perawatan baru agar burung kembali pulih mau berkicau.
  • Jika stressnya cendet karena kalah bertarung maka hal yang perlu dilakukan adalah mengisolasi burung dan diasingkan dari burung sejenis, burung sebaiknya hanya dikerodong dan diberi makan EF yang lebih banyak agar mental burung lekas pulih, ada baiknya anda memberikan binatang kecil hidup untuk meningkatkan mental cendet yang ngedrop.
  • Diantara semua sebab burung cendet menjadi stress, karena sangkar jatuh adalah penyebab paling yang sulit untuk disembuhkan sakitnya. ada baiknya  mengkombinasikan berbagai macam cara mulai burung dikarantina, berikan EF lebih banyak, memberi untulan, mandi seminggu sekali dan yang paling penting jangan mempertemukan dengan burung cendet sejenis yang telah gacor. 
  • Penanganan khusus seperti pengembunan, penjemuran yang cukup ditempat yang sepi dan terapi mandi malam terkadang juga diperlukan untuk menangani cendet yang stress.
Cendet yang stress dan tingkahnya giras bila didekati orang ditangani dengan cara menjinakkan burung, biarkan burung sampai manja tidak mengapa, dengan cara buat terapi lapar, dan berikan jangkrik hanya dengan tangan, tunggu sampai burung mau makan jangkrik dari tangan anda, lama kelamaan burung juga akan tahu bila ternyata manusia tidak membahayakan nyawanya sehingga burung akan menjadi jinak.

Itulah selintas catatan saya tentang Cara Merawat Burung Stress, dari semua tips diatas yang paling penting adalah anda harus sabar dan konsisten dalam melakukan perawatan. Jangan berlaku kasar pada burung cendet yang stress, karena burung malah akan bertambah trauma.




Burung Cendet yang Stress harus mendapatkan perawatan yang intensif agar mental burung kembali pulih, dan yang lebih penting adalah burung segera berkicau kembali. Karena tujuan memelihara burung cendet adalah agar burung berkicau dengan riang sehingga layak untuk dilombakan. Bagi yang memiliki momongan sedang stress, atau pemiliknya sedang stress karena Cendet gacoan tak juga mau berkicau, kali ini KM Kissawa akan kembali memberikan tips Cara Merawat Cendet Stress dan tingkahnya Giras.

Sebelum lebih jauh tentang Cara Merawat, ada baiknya kita juga memahami kira-kira apa saja penyebab burung cendet mengalami stress sehingga burung tak mau berkicau, salto dan banyak tingkah bin salting dan tak memperdulikan tingkahnya itu melukai dirinya sendiri :
  • Burung yang masih beradaptasi dengan lingkungan baru
  • Burung stress karena salah perawatan
  • Burung stress karena perjalanan jauh
  • Burung stress karena kalah bertarung dengan cendet yang lebih tua
  • Burung stress karena Sangkarnya jatuh
  • Burung stress karena takut sesuatu
  • Burung stress karena pola makan yang berubah
  • Burung stress karena voer yang diganti
  • Burung stress karena di kerodong

Dengan mengetahui sebab musabab burung menjadi banyak tingkah karena stress dan tak mau ngoceh maka dengan mudah pula anda bisa merawat dan membuat burung kembali berkicau. intinya, "temukan penyebabnya maka anda akan menemukan solusinya"

Beberapa Cara Merawat Cendet Stress berikut ini patut untuk anda coba

  • Jika burung masih beradaptasi maka sebaiknya burung dikerodong dengan kerodong yang tipis bila baru berada di tempat baru selama beberapa hari, selama dikerodong burung hanya diberi makan dan EF yang cukup agar mental burung kembali naik.
  • Jika cendet stress karena salah pola perawatan, cara memandikan maupun settingan pakan, maka ada baiknya anda menanyakan pemilik awal, dan jangan memaksakan pola perawatan baru agar burung kembali pulih mau berkicau.
  • Jika stressnya cendet karena kalah bertarung maka hal yang perlu dilakukan adalah mengisolasi burung dan diasingkan dari burung sejenis, burung sebaiknya hanya dikerodong dan diberi makan EF yang lebih banyak agar mental burung lekas pulih, ada baiknya anda memberikan binatang kecil hidup untuk meningkatkan mental cendet yang ngedrop.
  • Diantara semua sebab burung cendet menjadi stress, karena sangkar jatuh adalah penyebab paling yang sulit untuk disembuhkan sakitnya. ada baiknya  mengkombinasikan berbagai macam cara mulai burung dikarantina, berikan EF lebih banyak, memberi untulan, mandi seminggu sekali dan yang paling penting jangan mempertemukan dengan burung cendet sejenis yang telah gacor. 
  • Penanganan khusus seperti pengembunan, penjemuran yang cukup ditempat yang sepi dan terapi mandi malam terkadang juga diperlukan untuk menangani cendet yang stress.
Cendet yang stress dan tingkahnya giras bila didekati orang ditangani dengan cara menjinakkan burung, biarkan burung sampai manja tidak mengapa, dengan cara buat terapi lapar, dan berikan jangkrik hanya dengan tangan, tunggu sampai burung mau makan jangkrik dari tangan anda, lama kelamaan burung juga akan tahu bila ternyata manusia tidak membahayakan nyawanya sehingga burung akan menjadi jinak.

Itulah selintas catatan saya tentang Cara Merawat Burung Stress, dari semua tips diatas yang paling penting adalah anda harus sabar dan konsisten dalam melakukan perawatan. Jangan berlaku kasar pada burung cendet yang stress, karena burung malah akan bertambah trauma.




Detail

Cara Merawat Cendet Lolohan Sampai Bisa Makan Sendiri

Cendet Lolohan adalah sebutan untuk anakan burung cendet yang belum bisa makan sendiri, sehingga kebutuhan makannya harus di suapkan (loloh, b.jw). Bagi yang telah bisa merawat cendet dari anakan mungkin tidak akan menjadi masalah, namun bagi Cendeter Junior tenttu saja akan menjadi masalah karena tidak tahu apa yang mesti diberikan, bagaimana cara menyuapi, porsinya berapa dan tenggang waktunya berapa lama. 

Berikut ini, saya ingin menulis catatan singkat tentang Cara Merawat Cendet Lolohan di Km Kissawa untuk cendeter junior, agar burung anakan yang baru berpisah dari indukannya karena alasan apa pun tidak jatuh sakit atau meninggalkan kenangan. 

Burung cendet anakan membutuhkan banyak nutrisi, seperti protein, lemak, kalsium, vitamin dan mineral lainnya agar cepat tumbuh, kuat berdiri dan bulu-bulu baru lekas tumbuh sehingga burung mampu bertahan hidup. Untuk itu berikanlah Pakan yang memiliki kebutuhan diatas yang berasal dari Voer khusus untuk burung yang dihaluskan atau di jadikan bubur sehingga burung muda bisa menelan dengan mudah.

Untuk menambah nilai gizinya, Bubur dari Voer tadi sebaiknya juga ditambah telur semut (kroto) yang bersih, aduk hingga merata sehingga menjadi adonan kemudian suapkanlah dengan pipet atau dengan lidi yang tumpul. 

Waktu penyuapan dimulai dari pukul 6.00 pagi, suapkan beberapa suapan sampai burung cukup puas namun tidak terlalu kenyang (kira-kira 4 s.d. 5 suapan). kemudian burung dijemur dimatahari pagi sekitar setengah jam. Waktu tenggang dari waktu penyuapan pertama adalah 2 jam, jadi jam 8, 10, dan jam 12 burung masih di suapi dengan bubur yang sama (yang dibuat tadi pagi).

Untuk jam 14, 16 dan 18 burung sebaiknya dibuatkan adonan bubur yang baru dengan formula yang sama dan jumlah yang sama. Jika anda tidak ingin memberi kroto, sebenarnya juga tak mengapa, karena voer buatan pabrikan juga sudah memiliki kandungan nutrisi  yang baik untuk burung. 

Selain pemberian adonan voer, sebenarnya anda juga bisa memberikan jangkrik muda, atau UH muda berwarna putih, namun sebaiknya kepala dan kaki dibuang, baik jangkrik maupun UH. Pemberian serangga segarnya ini sebaiknya terbatas saja, di pagi hari 1 ekor dan sore hari menjelang tidur atau waktu makan terakhir 1 ekor.

Pada usia 3 - 4 minggu burung cendet anakan telah memiliki bulu-bulu yang sempurna sehingga burung akan belajar terbang, bersamaan dengan itu anda juga bisa mengajari burung anakan ini untuk bisa makan sendiri dengan cara memberikan UK (ulat kandang) hidup didalam wadah pakan yang dicampur dengan voer halus. Selain itu kebiasaan anda meletakkan wadah pakan lolohan berupa adonan voer di dalam sangkar secara otomatis akan menjadi pelajaran berharga bagi burung. Sehingga saat merasa lapar burung cendet anakan akan mencoba belajar makan sendiri Voer yang tersedia di wadah pakan di dalam sangkar.

Selama masa adaptasi sebaiknya burung anakan tetap diloloh sesuai jadwal yang telah saya sampaikan diatas, pemberian jangkrik atau UH sebaiknya juga tetap diberikan dalam porsi kecil. bila burung telah benar benar siap dan bisa memakan sendiri voer kasar barulah burung tidak perlu di loloh lagi. dan biarkan burung memakan sendiri voer kering di wadah pakan, untuk kebutuhan nutrisi lainnya anda bisa memberikan jangkrik 2 ekor pagi dan sore hari. 

Kemudian perawatan bisa dilanjutkan dengan Cara Merawat Burung Cendet Harian

Baca juga Cara Merawat Cendet Bakalan Sampai Makan Voer

Cendet Lolohan adalah sebutan untuk anakan burung cendet yang belum bisa makan sendiri, sehingga kebutuhan makannya harus di suapkan (loloh, b.jw). Bagi yang telah bisa merawat cendet dari anakan mungkin tidak akan menjadi masalah, namun bagi Cendeter Junior tenttu saja akan menjadi masalah karena tidak tahu apa yang mesti diberikan, bagaimana cara menyuapi, porsinya berapa dan tenggang waktunya berapa lama. 

Berikut ini, saya ingin menulis catatan singkat tentang Cara Merawat Cendet Lolohan di Km Kissawa untuk cendeter junior, agar burung anakan yang baru berpisah dari indukannya karena alasan apa pun tidak jatuh sakit atau meninggalkan kenangan. 

Burung cendet anakan membutuhkan banyak nutrisi, seperti protein, lemak, kalsium, vitamin dan mineral lainnya agar cepat tumbuh, kuat berdiri dan bulu-bulu baru lekas tumbuh sehingga burung mampu bertahan hidup. Untuk itu berikanlah Pakan yang memiliki kebutuhan diatas yang berasal dari Voer khusus untuk burung yang dihaluskan atau di jadikan bubur sehingga burung muda bisa menelan dengan mudah.

Untuk menambah nilai gizinya, Bubur dari Voer tadi sebaiknya juga ditambah telur semut (kroto) yang bersih, aduk hingga merata sehingga menjadi adonan kemudian suapkanlah dengan pipet atau dengan lidi yang tumpul. 

Waktu penyuapan dimulai dari pukul 6.00 pagi, suapkan beberapa suapan sampai burung cukup puas namun tidak terlalu kenyang (kira-kira 4 s.d. 5 suapan). kemudian burung dijemur dimatahari pagi sekitar setengah jam. Waktu tenggang dari waktu penyuapan pertama adalah 2 jam, jadi jam 8, 10, dan jam 12 burung masih di suapi dengan bubur yang sama (yang dibuat tadi pagi).

Untuk jam 14, 16 dan 18 burung sebaiknya dibuatkan adonan bubur yang baru dengan formula yang sama dan jumlah yang sama. Jika anda tidak ingin memberi kroto, sebenarnya juga tak mengapa, karena voer buatan pabrikan juga sudah memiliki kandungan nutrisi  yang baik untuk burung. 

Selain pemberian adonan voer, sebenarnya anda juga bisa memberikan jangkrik muda, atau UH muda berwarna putih, namun sebaiknya kepala dan kaki dibuang, baik jangkrik maupun UH. Pemberian serangga segarnya ini sebaiknya terbatas saja, di pagi hari 1 ekor dan sore hari menjelang tidur atau waktu makan terakhir 1 ekor.

Pada usia 3 - 4 minggu burung cendet anakan telah memiliki bulu-bulu yang sempurna sehingga burung akan belajar terbang, bersamaan dengan itu anda juga bisa mengajari burung anakan ini untuk bisa makan sendiri dengan cara memberikan UK (ulat kandang) hidup didalam wadah pakan yang dicampur dengan voer halus. Selain itu kebiasaan anda meletakkan wadah pakan lolohan berupa adonan voer di dalam sangkar secara otomatis akan menjadi pelajaran berharga bagi burung. Sehingga saat merasa lapar burung cendet anakan akan mencoba belajar makan sendiri Voer yang tersedia di wadah pakan di dalam sangkar.

Selama masa adaptasi sebaiknya burung anakan tetap diloloh sesuai jadwal yang telah saya sampaikan diatas, pemberian jangkrik atau UH sebaiknya juga tetap diberikan dalam porsi kecil. bila burung telah benar benar siap dan bisa memakan sendiri voer kasar barulah burung tidak perlu di loloh lagi. dan biarkan burung memakan sendiri voer kering di wadah pakan, untuk kebutuhan nutrisi lainnya anda bisa memberikan jangkrik 2 ekor pagi dan sore hari. 

Kemudian perawatan bisa dilanjutkan dengan Cara Merawat Burung Cendet Harian

Baca juga Cara Merawat Cendet Bakalan Sampai Makan Voer

Detail

Cara Merawat Cendet Ngurak

Ngurak adalah siklus rutin bagi unggas termasuk Burung Cendet melalui pergantian bulu yang dimulai dengan rontok bulu lama dan tumbuhnya bulu-bulu baru, agar burung mencapai kicauan yang maksimal selama masa ngurak harus di rawat dengan sebaik mungkin. Perawatan Burung Cendet dalam masa ngurak sudah banyak di ulas oleh para pakar Cendet, kali ini saya ingin berbagi tips sederhana selama burung mengalami proses pergantian bulu ini. 

Proses ngurak merupakan peningkatan kematangan usia burung, semakin mapan usia burung maka semakin baik pula mentalnya, untuk itu Perawatan selama ngurak sangat diperlukan. demikian pula sebaliknya bila gagal melalui masa ngurak yang menyiksa maka setelah itu burung akan menjadi down dan tidak berkicau.

Cara Merawat Cendet Ngurak

  • Agar proses rontok bulu lebih cepat dan maksimal maka kita harus meningkatkan nutrisi pada burung cendet, yaitu dengan memberikan EF (extra fooding) lebih banyak daripada kebutuhan hariannya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan sistem metabolisme cendet. Misalkan setingan harian anda Jangkrik 3 pagi dan sore, maka disaat ngurak jumlahnya dinaikkan menjadi 5 pagi/sore. Selain itu tambahkan juga UH (ulat hongkong) yang diyakini memiliki nilai protein yang  lebih baik.
  • Beberapa kicau mania juga menyarankan pemberian bubuk susu Dancow yang dicampurkan pada voer selama proses rontok bulu, dan dihentikan saat proses rontok telah selesai.
  • Selama masa ngurak, burung cendet sebaiknya terus di kerodong agar burung merasa nyaman dan tenang selama merontokkan bulu. 
  • Pemandian hanya dilakukan seminggu sekali bersamaan dengan membersihkan sangkar, hal ini tentu bertujuan agar burung tidak kedinginan yang berlebihan saat bulunya di rontokkan.
  • Buka kerodong hanya saat pembersihan sangkar dan memberi makan.

Dari sini jelas bila Merawat Cendet Ngurak yang paling penting adalah burung selalu dikerodong dan EF ditingkatkan agar metabolisme tubuh burung juga meningkat sehingga memacu burung untuk lebih cepat menumbuhkan bulu-bulu baru.

Sekian dari Km Kissawa, dan salam Cendet Mania... Salam nembak.... salam ngerolll

Ngurak adalah siklus rutin bagi unggas termasuk Burung Cendet melalui pergantian bulu yang dimulai dengan rontok bulu lama dan tumbuhnya bulu-bulu baru, agar burung mencapai kicauan yang maksimal selama masa ngurak harus di rawat dengan sebaik mungkin. Perawatan Burung Cendet dalam masa ngurak sudah banyak di ulas oleh para pakar Cendet, kali ini saya ingin berbagi tips sederhana selama burung mengalami proses pergantian bulu ini. 

Proses ngurak merupakan peningkatan kematangan usia burung, semakin mapan usia burung maka semakin baik pula mentalnya, untuk itu Perawatan selama ngurak sangat diperlukan. demikian pula sebaliknya bila gagal melalui masa ngurak yang menyiksa maka setelah itu burung akan menjadi down dan tidak berkicau.

Cara Merawat Cendet Ngurak

  • Agar proses rontok bulu lebih cepat dan maksimal maka kita harus meningkatkan nutrisi pada burung cendet, yaitu dengan memberikan EF (extra fooding) lebih banyak daripada kebutuhan hariannya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan sistem metabolisme cendet. Misalkan setingan harian anda Jangkrik 3 pagi dan sore, maka disaat ngurak jumlahnya dinaikkan menjadi 5 pagi/sore. Selain itu tambahkan juga UH (ulat hongkong) yang diyakini memiliki nilai protein yang  lebih baik.
  • Beberapa kicau mania juga menyarankan pemberian bubuk susu Dancow yang dicampurkan pada voer selama proses rontok bulu, dan dihentikan saat proses rontok telah selesai.
  • Selama masa ngurak, burung cendet sebaiknya terus di kerodong agar burung merasa nyaman dan tenang selama merontokkan bulu. 
  • Pemandian hanya dilakukan seminggu sekali bersamaan dengan membersihkan sangkar, hal ini tentu bertujuan agar burung tidak kedinginan yang berlebihan saat bulunya di rontokkan.
  • Buka kerodong hanya saat pembersihan sangkar dan memberi makan.

Dari sini jelas bila Merawat Cendet Ngurak yang paling penting adalah burung selalu dikerodong dan EF ditingkatkan agar metabolisme tubuh burung juga meningkat sehingga memacu burung untuk lebih cepat menumbuhkan bulu-bulu baru.

Sekian dari Km Kissawa, dan salam Cendet Mania... Salam nembak.... salam ngerolll

Detail

Cara Menjinakkan Burung Cendet Bakalan

Kissawa Bird Community | Burung Cendet Bakalan yang masih liar akan bertingkah giras bahkan ada yang nabrak jeruji sangkar sehingga akan bundas bagian atas paruhnya, untuk menangani hal ini kita butuh Cara Menjinakkan agar burung cendet bakalan menjadi lebih jinak dan tak takut manusia, atau paling tidak jinak-jinak lalat. Karena bila terlalu jinak pun burung Cendet kurang bagus tingkahnya.

Meskipun para master cendet sudah banyak yang berbagi tips Cara Merawat Burung Cendet Biar Gacor dan Cara Merawat Cendet Bakalan, kali ini saya ingin berbagi tulisan berdasarkan pengalaman saya memelihara burung yang giras karena beli dari pasar burung.

Inti dari merawat burung bakalan liar adalah Sabar, sedangkan cara lain silahkan dibaca catatan saya dibawah ini :
  • Karena masih liar dan bertingkah giras, agar burung tidak terluka maka sangkar lebih baik ditutupi bagian belakang, samping dan atasnya sehingga praktis hanya terbuka bagian depannya atau pintu.
  • Setelah makan voer atau belum makan voer, Menjinakkan burung liar sudah boleh dilakukan.
  • Setiap pagi sekitar pukul 7 burung dimandikan, dan jangan buru-buru diberi makan, tapi jemur dulu sampai bulunya agak kering.
  • Kemudian biarkan burung tampak lapar barulah diberi Jangkrik dengan lidi.
  • Kalau sudah mau makan pakai lidi dalam beberapa hari, barulah dicoba dengan memberi makan pakai tangan. sesekali dimainkan : kalau burung sudah mendekat jangan langsung diberikan, ulangi beberapa kali.
  • Biasakan memberi makan terjadwal, umpama sehari dua kali maka terapkanlah diwaktu  yang sama.
  • Dengan memberikan terapi lapar dan menyuapi pakai jangkrik terbukti  burung cendet akan jinak dalam waktu paling tidak 7 hari.

Itulah catatan saya dalam memelihara burung cendet yang masih bakalan liar atau burung yang baru dibeli di pasar burung. semoga bermanfaat untuk rekan-rekan sekalian.

Salam Cendet Mania







Kissawa Bird Community | Burung Cendet Bakalan yang masih liar akan bertingkah giras bahkan ada yang nabrak jeruji sangkar sehingga akan bundas bagian atas paruhnya, untuk menangani hal ini kita butuh Cara Menjinakkan agar burung cendet bakalan menjadi lebih jinak dan tak takut manusia, atau paling tidak jinak-jinak lalat. Karena bila terlalu jinak pun burung Cendet kurang bagus tingkahnya.

Meskipun para master cendet sudah banyak yang berbagi tips Cara Merawat Burung Cendet Biar Gacor dan Cara Merawat Cendet Bakalan, kali ini saya ingin berbagi tulisan berdasarkan pengalaman saya memelihara burung yang giras karena beli dari pasar burung.

Inti dari merawat burung bakalan liar adalah Sabar, sedangkan cara lain silahkan dibaca catatan saya dibawah ini :
  • Karena masih liar dan bertingkah giras, agar burung tidak terluka maka sangkar lebih baik ditutupi bagian belakang, samping dan atasnya sehingga praktis hanya terbuka bagian depannya atau pintu.
  • Setelah makan voer atau belum makan voer, Menjinakkan burung liar sudah boleh dilakukan.
  • Setiap pagi sekitar pukul 7 burung dimandikan, dan jangan buru-buru diberi makan, tapi jemur dulu sampai bulunya agak kering.
  • Kemudian biarkan burung tampak lapar barulah diberi Jangkrik dengan lidi.
  • Kalau sudah mau makan pakai lidi dalam beberapa hari, barulah dicoba dengan memberi makan pakai tangan. sesekali dimainkan : kalau burung sudah mendekat jangan langsung diberikan, ulangi beberapa kali.
  • Biasakan memberi makan terjadwal, umpama sehari dua kali maka terapkanlah diwaktu  yang sama.
  • Dengan memberikan terapi lapar dan menyuapi pakai jangkrik terbukti  burung cendet akan jinak dalam waktu paling tidak 7 hari.

Itulah catatan saya dalam memelihara burung cendet yang masih bakalan liar atau burung yang baru dibeli di pasar burung. semoga bermanfaat untuk rekan-rekan sekalian.

Salam Cendet Mania







Detail

Cara Mengajari Cendet Bakalan Liar Makan Voer

Bagi Burung Cendet, Voer merupakan pakan selingan bila burung merasa lapar, sedangkan makanan utama bagi burung cendet adalah serangga. Sehingga bila di suruh memilih antara Voer dan Serangga maka burung akan lebih suka memilih makan Serangga. Namun karena burung dipelihara dan dirawat dalam sangkar dengan ketersediaan Serangga sangat terbatas maka Burung Cendet harus makan voer. Lalu bagaimana cara mengajari cendet bakalan liar agar mau makan voer? Berikut ini saya ingin berbagi catatan ringan yang mungkin bisa Cendeter Junior gunakan.

Setelah burung bakalan liar melalui satu tahapan awal yang aman, yaitu seminggu pertama dengan menggunakan Cara Merawat Burung Cendet Bakalan Liar seperti yang telah saya sampaikan dalam artikel sebelumnya, kali ini kita akan mengupayakan agar burung sesegera mungkin mau makan voer.

Metode I, dengan Ulat Kandang

Burung bakalan liar yang diberi pakan berupa campuran Ulat Kandang (UK) dengan Voer dalam waktu yang tak terbatas dan tak tentu tergantung kemampuan burung dalam beradaptasi, akan mampu dan mau makan voer. Adapun cara untuk mempercepatnya adalah mengkombinasikan pemberian jangkrik yang dikurangi hingga  1 ekor di pagi hari setelah mandi dan 2 ekor di sore hari. Kemudian Voer di beri UK dalam jumlah yang sangat sedikit, sehingga bila burung lapar akan berusaha mencari pakan alternatif berupa Voer.

Selama proses adaptasi, dan mengurangi jumlah UK dari takaran biasanya anda harus memperhatikan kondisi burung, jangan sampai lemas dan akhirnya tewas. Sore hari sebelum tidur pastikan memberi jangkrik agar burung mampu melalui malam yang gelap. 
Menurut pengalaman saya, metode I ini membutuhkan waktu lebih lama untuk burung cendet mau makan voer.

Metode II, dengan kroto
  1. Hari ke-1 Beri kroto full dalam satu cepuk, sampai dihabiskan oleh burung di pagi hari
  2. Hari ke-2 beri kroto dalam jumlah yang dikurangi kemudian campurkan dengan Voer yang lebih dulu dibasahi.
  3. Hari Ke-3 beri kroto dalam jumlah yang lebih dikurangi lagi dan tetap dicampur dengan voer yang dibasahi.
  4. Perhatikan, bila kotoran yang dihasilkan telah berwarna voer dan tampak kotoran hasil makan voer maka di  hari berikutnya kroto tetap dicampurkan dengan voer dengan pemberian air atau pembasahan yang dikurangi agar burung semakin lama semakin mau makan Voer kering.
  5. Selama menggunakan metode ini, jangkrik boleh tetap diberikan dipagi hari, dalam jumlah yang sedikit yaitu 1 ekor saja, agar lebih jinak burung boleh disuapin.
  6. Dengan metode ini, burung cendet bakalan sudah mau makan voer selama +/- satu minggu.

Kepada cendeters junior silahkan menggunakan salah satu cara yang kami sampaikan diatas, semoga berhasil sehingga burung yang anda beli dari pasar tidak sia sia.


Bagi Burung Cendet, Voer merupakan pakan selingan bila burung merasa lapar, sedangkan makanan utama bagi burung cendet adalah serangga. Sehingga bila di suruh memilih antara Voer dan Serangga maka burung akan lebih suka memilih makan Serangga. Namun karena burung dipelihara dan dirawat dalam sangkar dengan ketersediaan Serangga sangat terbatas maka Burung Cendet harus makan voer. Lalu bagaimana cara mengajari cendet bakalan liar agar mau makan voer? Berikut ini saya ingin berbagi catatan ringan yang mungkin bisa Cendeter Junior gunakan.

Setelah burung bakalan liar melalui satu tahapan awal yang aman, yaitu seminggu pertama dengan menggunakan Cara Merawat Burung Cendet Bakalan Liar seperti yang telah saya sampaikan dalam artikel sebelumnya, kali ini kita akan mengupayakan agar burung sesegera mungkin mau makan voer.

Metode I, dengan Ulat Kandang

Burung bakalan liar yang diberi pakan berupa campuran Ulat Kandang (UK) dengan Voer dalam waktu yang tak terbatas dan tak tentu tergantung kemampuan burung dalam beradaptasi, akan mampu dan mau makan voer. Adapun cara untuk mempercepatnya adalah mengkombinasikan pemberian jangkrik yang dikurangi hingga  1 ekor di pagi hari setelah mandi dan 2 ekor di sore hari. Kemudian Voer di beri UK dalam jumlah yang sangat sedikit, sehingga bila burung lapar akan berusaha mencari pakan alternatif berupa Voer.

Selama proses adaptasi, dan mengurangi jumlah UK dari takaran biasanya anda harus memperhatikan kondisi burung, jangan sampai lemas dan akhirnya tewas. Sore hari sebelum tidur pastikan memberi jangkrik agar burung mampu melalui malam yang gelap. 
Menurut pengalaman saya, metode I ini membutuhkan waktu lebih lama untuk burung cendet mau makan voer.

Metode II, dengan kroto
  1. Hari ke-1 Beri kroto full dalam satu cepuk, sampai dihabiskan oleh burung di pagi hari
  2. Hari ke-2 beri kroto dalam jumlah yang dikurangi kemudian campurkan dengan Voer yang lebih dulu dibasahi.
  3. Hari Ke-3 beri kroto dalam jumlah yang lebih dikurangi lagi dan tetap dicampur dengan voer yang dibasahi.
  4. Perhatikan, bila kotoran yang dihasilkan telah berwarna voer dan tampak kotoran hasil makan voer maka di  hari berikutnya kroto tetap dicampurkan dengan voer dengan pemberian air atau pembasahan yang dikurangi agar burung semakin lama semakin mau makan Voer kering.
  5. Selama menggunakan metode ini, jangkrik boleh tetap diberikan dipagi hari, dalam jumlah yang sedikit yaitu 1 ekor saja, agar lebih jinak burung boleh disuapin.
  6. Dengan metode ini, burung cendet bakalan sudah mau makan voer selama +/- satu minggu.

Kepada cendeters junior silahkan menggunakan salah satu cara yang kami sampaikan diatas, semoga berhasil sehingga burung yang anda beli dari pasar tidak sia sia.


Detail

Cara Merawat Burung Cendet Bakalan Liar

Burung Cendet yang sering kita temui dipasar selama ini adalah kebanyakan burung liar atau burung muda hasil dari hutan, yang mana tentu saja burung sangat giras dan banyak tingkah bila hidup di dalam perawatan manusia dengan sangkar yang apa adanya. Burung bakalan yang dimasukkan dalam sangkar besar atau ombyokan sangat mungkin semua tampak ceria karena punya banyak teman, namun akan beda jadinya bila telah anda pisahkan dari kelompoknya tadi. Untuk itu burung ini harus dirawat agar bisa hidup lebih lama dalam rawatan anda.

Perlu di catat bahwa hanya burung yang jinak, jinak lalat dan burung yang sudah tidak takut dengan segala aktivitas manusia yang akan rajin berkicau atau ngoceh, untuk itu burung liar harus dijinakkan terlebih dahulu sebelum dibuat berkicau. Namun sebelum dijinakkan burung harus bisa bertahan hidup dalam rawatan manusia, untuk itulah lalui Cara Merawat Burung Cendet Liar dengan sebaik mungkin. Jika anda masih bingung cara memilih cendet yang baik dipasar, silahkan baca artikel kami terdahulu DISINI

Tips Cara Merawat Burung Liar bisa saja beragam, salah satunya adalah apa yang akan saya sampaikan dibawah ini, jika anda adalah newbie tentang cendet, silahkan baca tulisan singkat saya dibawah ini untuk Kissawa Bird Lover :
  • Pertama, pastikan burung cendet muda liar harus mau makan apa yang kita berikan, namun kita tidak bisa memaksakan burung liar mau makan Voer, untuk itu anda harus menyediakan makanan kesukaannya seperti di hutan liar yaitu Jangkrik dan Ulat.
  • Siapkan sangkar untuk burung cendet dengan ukuran minimal 38x38x50cm, lengkapi dua tangkringan dari kayu pohon asam yang diletakkan saling silang atas bawah, pasang wadah minumnya, berikan voer yang dicampur dengan Ulat Kandan (UK).
  • Kemudian masukkan burung cendet yang baru dibeli dipasar ke sangkar baru tersebut.
  • Letakkan atau gantung burung ditempat yang agak sepi, dan pantau terus apakah burung sudah mau makan UK yang disediakan tadi. Bila burung sudah mau makan bearti aman.
  • Hari pertama cukup diberikan UK, jangkrik menyusul di hari kedua 2 ekor saja dipagi hari dan 2 ekor di sore hari dan seterusnya dihari-hari berikutnya
  • Ulat Kandang tetap harus disediakan selama 1 minggu tidak boleh telat, karena burung masih dalam tahap adaptasi.
  • Bila ingin dikerodong, maka gunakanlah kerodong yang tipis.
  • Bila burung terlalu gelabakan tutuplah berbagai sisi sangkar dengan koran kecuali satu sisi bagian depan atau pintu.
  • Bila burung sudah bertahan hidup selama 1 minggu barulah burung boleh dimandikan, namun jangn terlalu basah, cukup kena air beberapa semprotan saja.
  • Melewati masa satu minggu berarti kita telah lulus merawat burung cendet bakalan liar, barulah dilanjutkan dengan usaha penjinakkan.

Demikianlah Cara Merawat Burung Cendet Bakalan liar, dimana usaha yang sangat penting adalah mengusahakan burung mau makan dan burung bisa bertahan hidup paling cepat 1 minggu untuk mulai dijinakkan. Selamat mencoba...!
Burung Cendet yang sering kita temui dipasar selama ini adalah kebanyakan burung liar atau burung muda hasil dari hutan, yang mana tentu saja burung sangat giras dan banyak tingkah bila hidup di dalam perawatan manusia dengan sangkar yang apa adanya. Burung bakalan yang dimasukkan dalam sangkar besar atau ombyokan sangat mungkin semua tampak ceria karena punya banyak teman, namun akan beda jadinya bila telah anda pisahkan dari kelompoknya tadi. Untuk itu burung ini harus dirawat agar bisa hidup lebih lama dalam rawatan anda.

Perlu di catat bahwa hanya burung yang jinak, jinak lalat dan burung yang sudah tidak takut dengan segala aktivitas manusia yang akan rajin berkicau atau ngoceh, untuk itu burung liar harus dijinakkan terlebih dahulu sebelum dibuat berkicau. Namun sebelum dijinakkan burung harus bisa bertahan hidup dalam rawatan manusia, untuk itulah lalui Cara Merawat Burung Cendet Liar dengan sebaik mungkin. Jika anda masih bingung cara memilih cendet yang baik dipasar, silahkan baca artikel kami terdahulu DISINI

Tips Cara Merawat Burung Liar bisa saja beragam, salah satunya adalah apa yang akan saya sampaikan dibawah ini, jika anda adalah newbie tentang cendet, silahkan baca tulisan singkat saya dibawah ini untuk Kissawa Bird Lover :
  • Pertama, pastikan burung cendet muda liar harus mau makan apa yang kita berikan, namun kita tidak bisa memaksakan burung liar mau makan Voer, untuk itu anda harus menyediakan makanan kesukaannya seperti di hutan liar yaitu Jangkrik dan Ulat.
  • Siapkan sangkar untuk burung cendet dengan ukuran minimal 38x38x50cm, lengkapi dua tangkringan dari kayu pohon asam yang diletakkan saling silang atas bawah, pasang wadah minumnya, berikan voer yang dicampur dengan Ulat Kandan (UK).
  • Kemudian masukkan burung cendet yang baru dibeli dipasar ke sangkar baru tersebut.
  • Letakkan atau gantung burung ditempat yang agak sepi, dan pantau terus apakah burung sudah mau makan UK yang disediakan tadi. Bila burung sudah mau makan bearti aman.
  • Hari pertama cukup diberikan UK, jangkrik menyusul di hari kedua 2 ekor saja dipagi hari dan 2 ekor di sore hari dan seterusnya dihari-hari berikutnya
  • Ulat Kandang tetap harus disediakan selama 1 minggu tidak boleh telat, karena burung masih dalam tahap adaptasi.
  • Bila ingin dikerodong, maka gunakanlah kerodong yang tipis.
  • Bila burung terlalu gelabakan tutuplah berbagai sisi sangkar dengan koran kecuali satu sisi bagian depan atau pintu.
  • Bila burung sudah bertahan hidup selama 1 minggu barulah burung boleh dimandikan, namun jangn terlalu basah, cukup kena air beberapa semprotan saja.
  • Melewati masa satu minggu berarti kita telah lulus merawat burung cendet bakalan liar, barulah dilanjutkan dengan usaha penjinakkan.

Demikianlah Cara Merawat Burung Cendet Bakalan liar, dimana usaha yang sangat penting adalah mengusahakan burung mau makan dan burung bisa bertahan hidup paling cepat 1 minggu untuk mulai dijinakkan. Selamat mencoba...!
Detail

Ciri Ciri Burung Cendet Yang Baik Untuk Ocehan dan Lomba

Para penghobi burung cendet terbagi menjadi dua, yaitu penghobi burung tapi tidak suka bermain di lomba, dan penghobi burung yang suka bermain di lomba burung berkicau baik untuk kelas latber maupun latpres. Latber adalah Latihan Bersama Berhadiah, sedangkan Latpres adalah Latihan Prestasi. Untuk memiliki burung cendet yang rajin berkicau baik untuk ocehan dirumah maupun untuk lomba tentunya anda harus mengetahui ciri-ciri burung cendet yang baik. 

Salah Satu Gambar Cendet Yang Baik

Burung yang baik yaitu burung yang diprediksi memiliki prospek yang baik dalam kemampuannya berkicau, sekali lagi ini hanyalah sebatas prediksi prospek karena apa yang akan saya sampaikan ini adalah untuk Bakalan Burung Cendet. Mari sama sama kita pelajari Ciri-Ciri Burung Cendet Yang baik dibawah ini :
  • Pilihlah burung cendet yang berkelamin jantan, dengan Ciri-Ciri terlampir.
  • Pilihlah burung yang sehat, lincah dan burung tampak rajin makan atau makannya banyak.
  • Burung yang baik memiliki sayap yang saling mengapit diatas punggung.
  • Burung yang baik ditandai dari kaki-kaki yang kokoh, jari jemari yang lengkap dan mencengkeram dengan kuat.
  • Burung Cendet Bakalan yang baik tampak juga dari paruhnya yang tebal, panjang, paruh atas bengkok kebawah, paruh bawah datar dan paruh yang simetris. 
  • Kepala tampak cepak, besar dan sesuai dengan leher yang panjang dan besar.
  • Dada tampak bersih lebar, bila berdiri tampak kegagahannya, tegak dan lurus karena juga memiliki kaki yang kokoh dan mencakar yang kuat di tangkringan.
  • Ekor tampak menjuntai kebawah dan lengkap, baik mengembang maupun mengumpul menjadi seperti angka 1.
  • Burung Cendet yang baik memiliki mata yang bulat, melotot, jernih dan tatapannya tajam. Pilihlah lubang hidungnya yang dekat dengan pangkal paruh atau mata.
  • Bila berteriak Toet Toet, suaranya keras, bersih tidak serak dan lantang.
  • Bila dipegang burung akan berusaha mematuk, menggigit, melukai dan menyakiti jari jari anda, menandakan burung ini adalah tipe burung petarung yang  hebat.
Itulah beberapa Ciri Burung Cendet Yang Baik, bila anda ingin mencari atau membeli burung cendet bakalan di pasar burung, baik yang ombyokan maupun yang telah dipisah pisahkan. Jika anda mengajari burung dari awal maka lebih baik memelihara burung yang masih muda, baik yang trotolan maupun lolohan. 

Semoga artikel singkat ini bisa bermanfaat untuk cendeters junior, karena para senior saya yakin memiliki pedoman yang lebih baik dalam memilih burung bakalan yang baik.



Para penghobi burung cendet terbagi menjadi dua, yaitu penghobi burung tapi tidak suka bermain di lomba, dan penghobi burung yang suka bermain di lomba burung berkicau baik untuk kelas latber maupun latpres. Latber adalah Latihan Bersama Berhadiah, sedangkan Latpres adalah Latihan Prestasi. Untuk memiliki burung cendet yang rajin berkicau baik untuk ocehan dirumah maupun untuk lomba tentunya anda harus mengetahui ciri-ciri burung cendet yang baik. 

Salah Satu Gambar Cendet Yang Baik

Burung yang baik yaitu burung yang diprediksi memiliki prospek yang baik dalam kemampuannya berkicau, sekali lagi ini hanyalah sebatas prediksi prospek karena apa yang akan saya sampaikan ini adalah untuk Bakalan Burung Cendet. Mari sama sama kita pelajari Ciri-Ciri Burung Cendet Yang baik dibawah ini :
  • Pilihlah burung cendet yang berkelamin jantan, dengan Ciri-Ciri terlampir.
  • Pilihlah burung yang sehat, lincah dan burung tampak rajin makan atau makannya banyak.
  • Burung yang baik memiliki sayap yang saling mengapit diatas punggung.
  • Burung yang baik ditandai dari kaki-kaki yang kokoh, jari jemari yang lengkap dan mencengkeram dengan kuat.
  • Burung Cendet Bakalan yang baik tampak juga dari paruhnya yang tebal, panjang, paruh atas bengkok kebawah, paruh bawah datar dan paruh yang simetris. 
  • Kepala tampak cepak, besar dan sesuai dengan leher yang panjang dan besar.
  • Dada tampak bersih lebar, bila berdiri tampak kegagahannya, tegak dan lurus karena juga memiliki kaki yang kokoh dan mencakar yang kuat di tangkringan.
  • Ekor tampak menjuntai kebawah dan lengkap, baik mengembang maupun mengumpul menjadi seperti angka 1.
  • Burung Cendet yang baik memiliki mata yang bulat, melotot, jernih dan tatapannya tajam. Pilihlah lubang hidungnya yang dekat dengan pangkal paruh atau mata.
  • Bila berteriak Toet Toet, suaranya keras, bersih tidak serak dan lantang.
  • Bila dipegang burung akan berusaha mematuk, menggigit, melukai dan menyakiti jari jari anda, menandakan burung ini adalah tipe burung petarung yang  hebat.
Itulah beberapa Ciri Burung Cendet Yang Baik, bila anda ingin mencari atau membeli burung cendet bakalan di pasar burung, baik yang ombyokan maupun yang telah dipisah pisahkan. Jika anda mengajari burung dari awal maka lebih baik memelihara burung yang masih muda, baik yang trotolan maupun lolohan. 

Semoga artikel singkat ini bisa bermanfaat untuk cendeters junior, karena para senior saya yakin memiliki pedoman yang lebih baik dalam memilih burung bakalan yang baik.



Detail

Ciri Ciri Burung Cendet Jantan dan Prilakunya

Diyakini oleh banyak kicau mania bila burung cendet yang rajin berkicau adalah burung yang berkelamin jantan, meskipun burung cendet betina juga mau berkicau dengan variasi lagu yang kurang bervariasi. Bagi Cendeters kawakan untuk mengetahui burung cendet jantan tidaklah sulit karena pengalaman akan berkata untuk mengetahui Ciri-Ciri Cendet Jantan. Sedangkan untuk pemula mungkin akan mengalami hambatan atau bingung bila harus memilih bakalan maupun burung ombyokan dipasar.

Khusus bagi yang masih pemula, kali ini saya akan berbagi catatan tentang Ciri Ciri Cendet Jantan berdasarkan pengalaman saya memelihara burung cendet dalam 4 tahun belakang di Kissawa Bird Community yang bermarkas di tapal batas kecamatan Pakis dan kecamatan sawahan - Kota Surabaya. untuk yang sudah senior harap menyingkir, atau melanjutkan dan mengkoreksi bila ada yang kurang tepat.

Ciri Ciri Fisik Cendet Jantan :
  • Alis mata berwarna hitam pekat yang tajam bahkan ada yang hitamnya tembus menutupi seluruh bagian kepala yang disebut dengan mblangkon, ngupluk atau gondrong.
  • Bila dilihat dari depan tampak kepala berbentuk cepak
  • Paruh atas melengkung kebawah seperti paruh betet, sedangkan paruh bawah lurus.
  • Sedangkan dari prilaku, biasanya burung cendet jantan lebih agresif, lebih rakus makannya, dan berdiri diantara burung cendet lainnya akan tampak lebih gagah dan tegap.
  • Untuk burung yang masih anakan, atau lolohan burung cendet jantan biasanya berprilaku lebih aktif, makan paling banyak dan berteriak paling kencang, berdiri paling tinggi dan melompat paling jauh diantara sekumpulan Cendet anakan lolohan.

Bagi pemula yang ingin mempelajari seluk beluk burung cendet dapat memelihara burung dari usia muda, baik itu yang lolohan maupun yang sudah trotol dan sudah mau makan sendiri. Itulah Ciri Ciri Burung Cendet jantan yang dapat saya bagikan di Km Kissawa, semoga bermanfaat untuk cendeters pemula.



Diyakini oleh banyak kicau mania bila burung cendet yang rajin berkicau adalah burung yang berkelamin jantan, meskipun burung cendet betina juga mau berkicau dengan variasi lagu yang kurang bervariasi. Bagi Cendeters kawakan untuk mengetahui burung cendet jantan tidaklah sulit karena pengalaman akan berkata untuk mengetahui Ciri-Ciri Cendet Jantan. Sedangkan untuk pemula mungkin akan mengalami hambatan atau bingung bila harus memilih bakalan maupun burung ombyokan dipasar.

Khusus bagi yang masih pemula, kali ini saya akan berbagi catatan tentang Ciri Ciri Cendet Jantan berdasarkan pengalaman saya memelihara burung cendet dalam 4 tahun belakang di Kissawa Bird Community yang bermarkas di tapal batas kecamatan Pakis dan kecamatan sawahan - Kota Surabaya. untuk yang sudah senior harap menyingkir, atau melanjutkan dan mengkoreksi bila ada yang kurang tepat.

Ciri Ciri Fisik Cendet Jantan :
  • Alis mata berwarna hitam pekat yang tajam bahkan ada yang hitamnya tembus menutupi seluruh bagian kepala yang disebut dengan mblangkon, ngupluk atau gondrong.
  • Bila dilihat dari depan tampak kepala berbentuk cepak
  • Paruh atas melengkung kebawah seperti paruh betet, sedangkan paruh bawah lurus.
  • Sedangkan dari prilaku, biasanya burung cendet jantan lebih agresif, lebih rakus makannya, dan berdiri diantara burung cendet lainnya akan tampak lebih gagah dan tegap.
  • Untuk burung yang masih anakan, atau lolohan burung cendet jantan biasanya berprilaku lebih aktif, makan paling banyak dan berteriak paling kencang, berdiri paling tinggi dan melompat paling jauh diantara sekumpulan Cendet anakan lolohan.

Bagi pemula yang ingin mempelajari seluk beluk burung cendet dapat memelihara burung dari usia muda, baik itu yang lolohan maupun yang sudah trotol dan sudah mau makan sendiri. Itulah Ciri Ciri Burung Cendet jantan yang dapat saya bagikan di Km Kissawa, semoga bermanfaat untuk cendeters pemula.



Detail

Burung Pentet | Cendet | Predator Cerdas

Setelah berkutat dengan tulisan tentang Cara Merawat Burung Gereja, Burung Kenari dan Burung Prenjak/Ciblek kali ini saya ingin membuka kunci baru tentang Burung Cendet / Pentet / Toet / Bentet yang tidak lain adalah burung predator yang cerdas. Habitat burung Pentet ini  adalah di hutan perdu, pinggiran sawah dan pinggiran hutan, namun kepiawaiannya dalam berburu mangsa dan menirukan aneka jenis suara merupakan daya tarik tersendiri bagi pengamat burung.

Burung Cendet (Lanius schach) adalah salah satu jenis burung tren-nya terus naik dari tahun ke tahun, menjinakkan emosi burung ini merupakan seni perawatan yang mengasyikkan bagi Cendet Mania, sehingga berbondong-bondonglah penggemar burung menyukai burung cendet. Berbagai kalangan menyukai burung cendet, sehingga di jawa timur seakan menjadi group neraka karena setiap ada lomba gantangan akan selalu penuh atau minimal terisi 90%.

Karakter Burung Cendet
  • Ganas apabila lapar. Burung Cendet akan berlaku agresif apabila lapar.
  • Petarung yang memiliki teritorial. Apabila mendengar suara burung lain atau melihat burung sejenis, maka semangat tempurnya langsung berkobar.
  • B'rahi yang cenderung mudah naik. Burung Cendet sangat mudah naik birahinya, banyak penyebab yang dapat membuat naiknya birahi pada burung jenis ini. Stelan EF (Extra Fooding) yang over, penjemuran yang berlebih atau melihat burung Cendet lain, dapat dengan cepat menaikkan tingkat birahinya.
  • Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia sehingga burung ini tampak manja bila terus dimanja.
  • Mudah Stress, terutama untuk burung muda yang kurang perawatan dan memiliki mental yang buruk, namun dengan perawatan yang intensif burung stress pun bisa cepat beradaptasi.
Agar burung tidak mudah stress dan burung merasa memiliki teritorial se Indonesia maka burung harus sering di ajak gathering bersama cendet mania, sering diajak jalan ketempat lomba agar burung terbiasa mendengar kicauan aneka burung dan suasana ramai di sekitar lomba. Dengan sering diajak latihan mental, maka lambat laun burung Cendet akan memiliki mental yang bagus sehingga mau berkicau dimana pun tempat.

Makanan Burung Cendet/Pentet
Di alam liar burung ini adalah predator yang ganas, sehingga akan  memangsa aneka jenis serangga dan binatang kecil, seperti :
  • Belalang
  • Jangkrik
  • Aneka ulat
  • Cicak
  • Kadal kecil
  • Orong-orong
  • Kelabang
  • Burung kecil (pleci, prenjak, pipit).
Dalam perawatan, burung pentet dapat diberi makan berupa Voer dan aneka jenis serangga hasil ternakan dan Telur Semut (kroto) - pada hal di alam liar sangat jarang dan hampir tidak mungkin burung pentet akan memakan kroto karena sangat sulit mendapatkannya, apalagi sarang kroto akan selalu dijaga oleh semut rang-rang yang tidak ramah.

Pembiakan Burung Cendet/Pentet
Musim kawin atau masa pembiakan burung cendet akan terjadi di awal musim kemarau, karena sarang tempat menaruh telur, mengeram dan membesarkan bayi cendet berbentuk mangkuk yang dibuat dari rumput dan patahan ranting pohon yang kecil. Indukan betina mampu bertelur antara 2-4 butir, namun sangat sering dijumpai menetas antara 2-3 butir saja. 

Sarang berbentuk mangkuk itu biasanya akan diletakkan di semak-semak yang tidak pernah dilalui pemangsa, atau akan diletakkan dicabang pucuk pohon bambu, mangga, trembesi dan aneka pohon lainnya yang tinggi sehingga tidak mudah dijangkau oleh pemburu.

Sampai disini dulu pembahasan kita tentang Burung Pentet/Cendet, akan saya lanjutkan lagi pada catatan berikutnya tentang Perawatan Burung Cendet dan Prospek bisnisnya di kemudian hari.

Setelah berkutat dengan tulisan tentang Cara Merawat Burung Gereja, Burung Kenari dan Burung Prenjak/Ciblek kali ini saya ingin membuka kunci baru tentang Burung Cendet / Pentet / Toet / Bentet yang tidak lain adalah burung predator yang cerdas. Habitat burung Pentet ini  adalah di hutan perdu, pinggiran sawah dan pinggiran hutan, namun kepiawaiannya dalam berburu mangsa dan menirukan aneka jenis suara merupakan daya tarik tersendiri bagi pengamat burung.

Burung Cendet (Lanius schach) adalah salah satu jenis burung tren-nya terus naik dari tahun ke tahun, menjinakkan emosi burung ini merupakan seni perawatan yang mengasyikkan bagi Cendet Mania, sehingga berbondong-bondonglah penggemar burung menyukai burung cendet. Berbagai kalangan menyukai burung cendet, sehingga di jawa timur seakan menjadi group neraka karena setiap ada lomba gantangan akan selalu penuh atau minimal terisi 90%.

Karakter Burung Cendet
  • Ganas apabila lapar. Burung Cendet akan berlaku agresif apabila lapar.
  • Petarung yang memiliki teritorial. Apabila mendengar suara burung lain atau melihat burung sejenis, maka semangat tempurnya langsung berkobar.
  • B'rahi yang cenderung mudah naik. Burung Cendet sangat mudah naik birahinya, banyak penyebab yang dapat membuat naiknya birahi pada burung jenis ini. Stelan EF (Extra Fooding) yang over, penjemuran yang berlebih atau melihat burung Cendet lain, dapat dengan cepat menaikkan tingkat birahinya.
  • Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia sehingga burung ini tampak manja bila terus dimanja.
  • Mudah Stress, terutama untuk burung muda yang kurang perawatan dan memiliki mental yang buruk, namun dengan perawatan yang intensif burung stress pun bisa cepat beradaptasi.
Agar burung tidak mudah stress dan burung merasa memiliki teritorial se Indonesia maka burung harus sering di ajak gathering bersama cendet mania, sering diajak jalan ketempat lomba agar burung terbiasa mendengar kicauan aneka burung dan suasana ramai di sekitar lomba. Dengan sering diajak latihan mental, maka lambat laun burung Cendet akan memiliki mental yang bagus sehingga mau berkicau dimana pun tempat.

Makanan Burung Cendet/Pentet
Di alam liar burung ini adalah predator yang ganas, sehingga akan  memangsa aneka jenis serangga dan binatang kecil, seperti :
  • Belalang
  • Jangkrik
  • Aneka ulat
  • Cicak
  • Kadal kecil
  • Orong-orong
  • Kelabang
  • Burung kecil (pleci, prenjak, pipit).
Dalam perawatan, burung pentet dapat diberi makan berupa Voer dan aneka jenis serangga hasil ternakan dan Telur Semut (kroto) - pada hal di alam liar sangat jarang dan hampir tidak mungkin burung pentet akan memakan kroto karena sangat sulit mendapatkannya, apalagi sarang kroto akan selalu dijaga oleh semut rang-rang yang tidak ramah.

Pembiakan Burung Cendet/Pentet
Musim kawin atau masa pembiakan burung cendet akan terjadi di awal musim kemarau, karena sarang tempat menaruh telur, mengeram dan membesarkan bayi cendet berbentuk mangkuk yang dibuat dari rumput dan patahan ranting pohon yang kecil. Indukan betina mampu bertelur antara 2-4 butir, namun sangat sering dijumpai menetas antara 2-3 butir saja. 

Sarang berbentuk mangkuk itu biasanya akan diletakkan di semak-semak yang tidak pernah dilalui pemangsa, atau akan diletakkan dicabang pucuk pohon bambu, mangga, trembesi dan aneka pohon lainnya yang tinggi sehingga tidak mudah dijangkau oleh pemburu.

Sampai disini dulu pembahasan kita tentang Burung Pentet/Cendet, akan saya lanjutkan lagi pada catatan berikutnya tentang Perawatan Burung Cendet dan Prospek bisnisnya di kemudian hari.

Detail
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Dunia burung - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger