Latest Products
Showing posts with label Kutilang. Show all posts
Showing posts with label Kutilang. Show all posts

Lirik Burung Kutilang Yang Terabaikan

Burung Kutilang baik burung pada kenyataannya maupun dalam sebuah lirik lagu dulu sangat kerap kita dengar kicauannya, burung ini kerap hinggap di kabel, pagar dan pepohonan di pinggir rumah karena burung ini termasuk burung yang mudah bersosialisasi. Itulah kebiasaan hidup dari burung Kutilang. Terkait dengan burung dan liriknya, ternyata anak-anak sekarang sudah banyak lupa dengan lirik lagu burung Kutilang yang dulu sewaktu saya masih kanak-kanak kerap saya nyanyikan bersama teman-teman dan guru. Sekarang anakq sedang belajar di sekolah tingkat TK, tidak pernah sekalipun saya dengar dia menyanyikan lagu tersebut, padahal bila dinyanyikan dengan riang, lagu ini sangatlah menghibur.

Lalu, burung kutilang itu seperti apa? bisa anda lihat pada pembahasan Mengenal Burung Kutilang, dengan penampilan burungnya dalam gambar seperti berikut ini :

Burung Kutilang

Gimana dengan lirik lagunya? 
Untuk mengenang dan mengulang kembali kemerduan nyanyian burung kutilang, berikut ini Kissawa ingin juga berbagi Lirik Lagu Burung Kutilang - lagu anak  yang begitu populer di tahun 90an.

Burung Kutilang

Di pucuk pohon cempaka
Burung kutilang bernyanyi
Bersiul-siul sepanjang hari
Dengan tak jemu-jemu
Mengangguk-angguk sambil berseru
Trilili lililililili

Sambil berlompat-lompatan
Paruhnya slalu terbuka
Digeleng-gelengkan kepalanya
Menentang langit biru
Tandanya suka dia berseru
Trilili lililililili


Begitulah sobat kicau mania, apa pun profesimu apa pun hobimu, jika menyukai burung maka jangan suka mencedarai burung lainnya. Mengapa saya katakan demikian, karena saya kerap mendengar betapa malangnya burung kutilang yang di bedil dan ditangkapi karena dianggap kicauannya merusak burung kicauan lainnya. 

Salam Kicau Mania, semoga terhibur

Burung Kutilang baik burung pada kenyataannya maupun dalam sebuah lirik lagu dulu sangat kerap kita dengar kicauannya, burung ini kerap hinggap di kabel, pagar dan pepohonan di pinggir rumah karena burung ini termasuk burung yang mudah bersosialisasi. Itulah kebiasaan hidup dari burung Kutilang. Terkait dengan burung dan liriknya, ternyata anak-anak sekarang sudah banyak lupa dengan lirik lagu burung Kutilang yang dulu sewaktu saya masih kanak-kanak kerap saya nyanyikan bersama teman-teman dan guru. Sekarang anakq sedang belajar di sekolah tingkat TK, tidak pernah sekalipun saya dengar dia menyanyikan lagu tersebut, padahal bila dinyanyikan dengan riang, lagu ini sangatlah menghibur.

Lalu, burung kutilang itu seperti apa? bisa anda lihat pada pembahasan Mengenal Burung Kutilang, dengan penampilan burungnya dalam gambar seperti berikut ini :

Burung Kutilang

Gimana dengan lirik lagunya? 
Untuk mengenang dan mengulang kembali kemerduan nyanyian burung kutilang, berikut ini Kissawa ingin juga berbagi Lirik Lagu Burung Kutilang - lagu anak  yang begitu populer di tahun 90an.

Burung Kutilang

Di pucuk pohon cempaka
Burung kutilang bernyanyi
Bersiul-siul sepanjang hari
Dengan tak jemu-jemu
Mengangguk-angguk sambil berseru
Trilili lililililili

Sambil berlompat-lompatan
Paruhnya slalu terbuka
Digeleng-gelengkan kepalanya
Menentang langit biru
Tandanya suka dia berseru
Trilili lililililili


Begitulah sobat kicau mania, apa pun profesimu apa pun hobimu, jika menyukai burung maka jangan suka mencedarai burung lainnya. Mengapa saya katakan demikian, karena saya kerap mendengar betapa malangnya burung kutilang yang di bedil dan ditangkapi karena dianggap kicauannya merusak burung kicauan lainnya. 

Salam Kicau Mania, semoga terhibur

Detail

Daftar Harga Burung Kutilang Terbaru

Ada beberapa Jenis Burung Kutilang yang memiliki nilai ekonomis cukup bagus, hal ini karena burung kutilang selain bisa berkicau dengan suara yang receh, mudahnya dalam hal merawat, burung ini juga memiliki warna bulu yang bagus. Agar lebih memiliki nilai yang lebih dan lebih, maka tidak ada salahnya bila burung kutilang juga dimasukkan dalam sangkar yang bagus dan berkualitas sehingga derajar burung kutilang bakal lebih baik dimata kicau mania.

Dengan naiknya drajat burung kutilang maka hal itu memicu naiknya harga burung, Untuk memberikan informasi terkini tentang harga burung saya telah melakukan survei pasar terhadap harga burung di pasaran jawa timur saat ini.

Daftar Harga Burung Kutilang Bakalan bukan isian :
  • Harga Kutilang Biasa : Rp. 5.000 s.d Rp. 20.000,-
  • Harga Kutilang Emas : Rp. 75.000 s.d Rp. 100.000,-
  • Harga Kutilang Sutra : +/- Rp. 150.000,-

Harga-harga yang saya sampaikan ini mungkin tidak seakurat di daerah anda, untuk itu cukuplah ini dijadikan bahan bacaan dan acuan sebelum anda memutuskan melakukan transaksi jual beli. Tidak ada patokan harga dalam transaksi hobby, karena semakin besar nilai lebihnya maka barang hobby akan lebih mahal harganya. 
 
Ada beberapa Jenis Burung Kutilang yang memiliki nilai ekonomis cukup bagus, hal ini karena burung kutilang selain bisa berkicau dengan suara yang receh, mudahnya dalam hal merawat, burung ini juga memiliki warna bulu yang bagus. Agar lebih memiliki nilai yang lebih dan lebih, maka tidak ada salahnya bila burung kutilang juga dimasukkan dalam sangkar yang bagus dan berkualitas sehingga derajar burung kutilang bakal lebih baik dimata kicau mania.

Dengan naiknya drajat burung kutilang maka hal itu memicu naiknya harga burung, Untuk memberikan informasi terkini tentang harga burung saya telah melakukan survei pasar terhadap harga burung di pasaran jawa timur saat ini.

Daftar Harga Burung Kutilang Bakalan bukan isian :
  • Harga Kutilang Biasa : Rp. 5.000 s.d Rp. 20.000,-
  • Harga Kutilang Emas : Rp. 75.000 s.d Rp. 100.000,-
  • Harga Kutilang Sutra : +/- Rp. 150.000,-

Harga-harga yang saya sampaikan ini mungkin tidak seakurat di daerah anda, untuk itu cukuplah ini dijadikan bahan bacaan dan acuan sebelum anda memutuskan melakukan transaksi jual beli. Tidak ada patokan harga dalam transaksi hobby, karena semakin besar nilai lebihnya maka barang hobby akan lebih mahal harganya. 
 
Detail

Kutilang Sutra Jantan dan Cara Merawatnya

Setelah mengupas tuntas tentang ciri-ciri dan perawatan Kutilang Biasa menjadi Kutilang Isian juga Kutilang Emas yang harganya semahal harga emas, kali ini saya ingin berbagi tulisan tentang Kutilang Sutra yang semakin banyak dicari dan dipelihara oleh para kicau mania. burung ini memang popularitasnya memang tidak seperti burung Kutilang Biasa namun keberadaannya selalu di nanti burung mania dimana pun berada karena burung ini mudah untuk dipelihara dan memiliki warna yang lebih bagus diantara 2 jenis burung kutilang lainnya.

Amatilah gambar dibawah ini untuk mengetahui Ciri Ciri Kutilang Sutra Jantan



Nasib burung kutilang sutra sedikit lebih beruntung bila dibandingkan kutilang biasa, karena kicauan burung ini masih bisa dijadikan masteran bagi burung berkicau lainnya seperti Kacer maupun Burung Cucak Hijau. Sedangkan burung kutilang biasa seakan menjadi musuh bagi burung pengicau yang kerap dilombakan, sehingga keberadaan burung ini bila berada di wilayah perawat burung lomba kerap di usir bahkan di tepel atau di bedil.

Kutilang Sutra Jantan
Ciri khas burung kutilang sutra jantan adalah bulu warna bulu di tengkuk sampai ke leher dan kepala yang berwarna hitam, sedangkan bagi yang betina tidak. Kicauan burung kutilang jantan juga lebih merdu dan bervariasi bila dibandingkan yang betina. Secara fisik burung jantan memiliki postur yang lebih besar. Kutilang Sutra Bakalan sangat sulit dibedakan antara jantan dan betina, karena warna hitam ditengkuk sangat mungkin belum keluar.

Kutilang Sutra Betina
Ciri ciri kutilang sutra betina adalah berlawanan dengan Kutilang Jantan, dimana bulunya dominan berwarna hijau kusam, karena yang jantan memiliki bulu yang mengkilap lagi gagah. Meskipun si betina mau berkicau, namun kicauannya tak seindah si jantan.

Makanan
Pakan burung kutilang sutra di alam adalah buah aneka jenis pohon seperti buah beringin, buah keres, pepaya, pisang dan berbagai mcam jenis serangga yang ada dialam. Sedangkan burung yang sudah dipelihara dalam waktu lama dapat diberi pakan berupa Voer, selain itu Extra Food - nya dapat diberi jangkrik atau Ulat Hongkong.

Perawatan Kutilang Sutra
Cara Merawat Burung Kutilang Sutra pada umumnya sama dengan merawat burung lainnya, tahapan memandikan, menjemur dan memaster bisa dilakukan pada burung ini agar burung menjadi kicauan yang handal, baik untuk rumahan maupun diternak.

Skedul Perawatan :
  • Pagi hari, sekitar pukul 6.00 burung dikeluarkan, diangin anginkan di teras
  • Sekitar pukul 7.00 kemudian burung dimandikan sampai puas, baik disemprot maupun di keramba, tergantung kebiasaan.
  • Setelah dimandikan kemudian burung dijemur, jangan buru buru diberi makan biarkan penjemuran sampai jam 8 barulah diberi pakan, dengan demikian burung merasa lapar dan burung akan cepat jinak.
  • Penjemuran dapat dilanjutkan sampai pukul 9 atau 10.00. barulah di ambil dan digantung diteras.
  • Siang hari burung tak perlu dikerodong (kecuali burung lomba barulah dikerodong), biarkan burung berkicau sepanjang hari, pengerodongan hanya perlu dilakukan di malam hari agar burung bisa istirahat dengan tenang.
  • Kicauan burung kutilang sutra sudah cukup merdu, saya rasa tidak dimaster pun tidak mengapa, namun anda juga memasternya bila burung dirawat dari anakan - mungkin anda ingin memiliki kutilang sutra dengan rasa Trucukan.

Salam Kicau Mania...
Selamat merawat burung kutilang sutra
Setelah mengupas tuntas tentang ciri-ciri dan perawatan Kutilang Biasa menjadi Kutilang Isian juga Kutilang Emas yang harganya semahal harga emas, kali ini saya ingin berbagi tulisan tentang Kutilang Sutra yang semakin banyak dicari dan dipelihara oleh para kicau mania. burung ini memang popularitasnya memang tidak seperti burung Kutilang Biasa namun keberadaannya selalu di nanti burung mania dimana pun berada karena burung ini mudah untuk dipelihara dan memiliki warna yang lebih bagus diantara 2 jenis burung kutilang lainnya.

Amatilah gambar dibawah ini untuk mengetahui Ciri Ciri Kutilang Sutra Jantan



Nasib burung kutilang sutra sedikit lebih beruntung bila dibandingkan kutilang biasa, karena kicauan burung ini masih bisa dijadikan masteran bagi burung berkicau lainnya seperti Kacer maupun Burung Cucak Hijau. Sedangkan burung kutilang biasa seakan menjadi musuh bagi burung pengicau yang kerap dilombakan, sehingga keberadaan burung ini bila berada di wilayah perawat burung lomba kerap di usir bahkan di tepel atau di bedil.

Kutilang Sutra Jantan
Ciri khas burung kutilang sutra jantan adalah bulu warna bulu di tengkuk sampai ke leher dan kepala yang berwarna hitam, sedangkan bagi yang betina tidak. Kicauan burung kutilang jantan juga lebih merdu dan bervariasi bila dibandingkan yang betina. Secara fisik burung jantan memiliki postur yang lebih besar. Kutilang Sutra Bakalan sangat sulit dibedakan antara jantan dan betina, karena warna hitam ditengkuk sangat mungkin belum keluar.

Kutilang Sutra Betina
Ciri ciri kutilang sutra betina adalah berlawanan dengan Kutilang Jantan, dimana bulunya dominan berwarna hijau kusam, karena yang jantan memiliki bulu yang mengkilap lagi gagah. Meskipun si betina mau berkicau, namun kicauannya tak seindah si jantan.

Makanan
Pakan burung kutilang sutra di alam adalah buah aneka jenis pohon seperti buah beringin, buah keres, pepaya, pisang dan berbagai mcam jenis serangga yang ada dialam. Sedangkan burung yang sudah dipelihara dalam waktu lama dapat diberi pakan berupa Voer, selain itu Extra Food - nya dapat diberi jangkrik atau Ulat Hongkong.

Perawatan Kutilang Sutra
Cara Merawat Burung Kutilang Sutra pada umumnya sama dengan merawat burung lainnya, tahapan memandikan, menjemur dan memaster bisa dilakukan pada burung ini agar burung menjadi kicauan yang handal, baik untuk rumahan maupun diternak.

Skedul Perawatan :
  • Pagi hari, sekitar pukul 6.00 burung dikeluarkan, diangin anginkan di teras
  • Sekitar pukul 7.00 kemudian burung dimandikan sampai puas, baik disemprot maupun di keramba, tergantung kebiasaan.
  • Setelah dimandikan kemudian burung dijemur, jangan buru buru diberi makan biarkan penjemuran sampai jam 8 barulah diberi pakan, dengan demikian burung merasa lapar dan burung akan cepat jinak.
  • Penjemuran dapat dilanjutkan sampai pukul 9 atau 10.00. barulah di ambil dan digantung diteras.
  • Siang hari burung tak perlu dikerodong (kecuali burung lomba barulah dikerodong), biarkan burung berkicau sepanjang hari, pengerodongan hanya perlu dilakukan di malam hari agar burung bisa istirahat dengan tenang.
  • Kicauan burung kutilang sutra sudah cukup merdu, saya rasa tidak dimaster pun tidak mengapa, namun anda juga memasternya bila burung dirawat dari anakan - mungkin anda ingin memiliki kutilang sutra dengan rasa Trucukan.

Salam Kicau Mania...
Selamat merawat burung kutilang sutra
Detail

Mengenal Burung Kutilang Emas

Burung Kutilang Emas memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan Kutilang Biasa, hal ini disebabkan oleh kicauannya yang dianggap lebih baik dan memiliki warna yang lebih menarik. Seperti apa sebenarnya Burung Kutilang Emas itu, kali ini Km Kissawa ingin membahas sekilas hingga tuntas tentang Burung Kutilang Emas agar kita semua memahami bila kicauan burung ini juga bisa dijadikan masteran untuk burung  Murai Batu.



Sekilas Tentang Kutilang Emas
Kutilang emas memiliki kepala hitam dan warna merah delima pada bulu-bulu tenggorokan. Namun pada ras montis, warna bulu tenggorokan bukan merah, melainkan kuning. Selebihnya, karakteristik pada kedua ras ini sama.

Tubuh bagian atas berwarna hijau zaitun, sedangkan bagian bawah kuning terang yang mempesona. Iris matanya putih tegas, nggak kalah sama lovebird klep (he…he…). Paruh dan kaki berwarna hitam. Kutilang emas Pemalu, tapi rajin bunyi.

Habitat dan Kebiasaan
Burung ini biasanya mendiami kawasan hutan hujan, tetapi lebih menyukai areal di ujung hutan. Di Sumatera, kutilang emas sering dijumpai di dataran rendah dan perbukitan sampai ketinggian 1.200 meter dari permukaan laut (dpl).

Di Jawa, kutilang emas lebih sering berada di wilayah barat dan selatan, terutama di hutan dataran rendah hingga ketinggian 1.500 meter dpl. Sedangkan di Kalimantan, burung ini sering mendiami kawasan gunung, seperti Gunung Kinabalu, Kayan Hulu, hingga Liang Kubung.

Kutilang emas merupakan burung penetap, jadi tidak pernah bermigrasi ke daerah lain yang terlalu jauh. Hal ini berpotensi pada penurunan populasi, jika areal hutan yang menjadi habitatnya selama ini mengalami alihfungsi lahan.

Di alam liar, burung ini rajin berkicau, nyaring, indah. Suaranya terdengar seperti “hii-tii-hii-tii-wiit“, dengan nada terakhir yang menurun, atau “tee-tee-wheet-wheet“, “whit-wheet-wit“, dan campuran kombinasi antara kedua bunyi tersebut. Bisa juga berbunyi “whee-whee, whee-whee” dengan nada naik-turun.

Sarang burung ini berbentuk cawan dengan telur 2-4 butir dalam satu kali periode produksi. Agar cepat besar burung kutilang butuh asupan gizi yang cukup untuk itu burung ini selain diberi makanan buah yang lunak juga perlu di beri EF berupa serangga yang telah dilunakkan.
Burung Kutilang Emas memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan Kutilang Biasa, hal ini disebabkan oleh kicauannya yang dianggap lebih baik dan memiliki warna yang lebih menarik. Seperti apa sebenarnya Burung Kutilang Emas itu, kali ini Km Kissawa ingin membahas sekilas hingga tuntas tentang Burung Kutilang Emas agar kita semua memahami bila kicauan burung ini juga bisa dijadikan masteran untuk burung  Murai Batu.



Sekilas Tentang Kutilang Emas
Kutilang emas memiliki kepala hitam dan warna merah delima pada bulu-bulu tenggorokan. Namun pada ras montis, warna bulu tenggorokan bukan merah, melainkan kuning. Selebihnya, karakteristik pada kedua ras ini sama.

Tubuh bagian atas berwarna hijau zaitun, sedangkan bagian bawah kuning terang yang mempesona. Iris matanya putih tegas, nggak kalah sama lovebird klep (he…he…). Paruh dan kaki berwarna hitam. Kutilang emas Pemalu, tapi rajin bunyi.

Habitat dan Kebiasaan
Burung ini biasanya mendiami kawasan hutan hujan, tetapi lebih menyukai areal di ujung hutan. Di Sumatera, kutilang emas sering dijumpai di dataran rendah dan perbukitan sampai ketinggian 1.200 meter dari permukaan laut (dpl).

Di Jawa, kutilang emas lebih sering berada di wilayah barat dan selatan, terutama di hutan dataran rendah hingga ketinggian 1.500 meter dpl. Sedangkan di Kalimantan, burung ini sering mendiami kawasan gunung, seperti Gunung Kinabalu, Kayan Hulu, hingga Liang Kubung.

Kutilang emas merupakan burung penetap, jadi tidak pernah bermigrasi ke daerah lain yang terlalu jauh. Hal ini berpotensi pada penurunan populasi, jika areal hutan yang menjadi habitatnya selama ini mengalami alihfungsi lahan.

Di alam liar, burung ini rajin berkicau, nyaring, indah. Suaranya terdengar seperti “hii-tii-hii-tii-wiit“, dengan nada terakhir yang menurun, atau “tee-tee-wheet-wheet“, “whit-wheet-wit“, dan campuran kombinasi antara kedua bunyi tersebut. Bisa juga berbunyi “whee-whee, whee-whee” dengan nada naik-turun.

Sarang burung ini berbentuk cawan dengan telur 2-4 butir dalam satu kali periode produksi. Agar cepat besar burung kutilang butuh asupan gizi yang cukup untuk itu burung ini selain diberi makanan buah yang lunak juga perlu di beri EF berupa serangga yang telah dilunakkan.
Detail

Jenis Jenis Burung Kutilang

Meskipun tidak semua Kicau Mania menyukai burung kutilang karena kicauannya dianggap mati pada suatu lomba burung, namun tak ada salahnya juga bila kita mengetahui Jenis-Jenis Burung Kutilang yang populer di kalangan pecinta burung. Secara umum rawatan burung kutilang sangatlah mudah karena burung ini termasuk burung yang mudah jinak, namun alangkah lebih baik bila burung ini dibiarkan hidup bebas dialamnya, karena ditangkap dan dijual pun dengan harga yang sangat murah.

Kali ini Kissawa ingin berbagi info tentang Jenis-Jenis Burung Kutilang, perlu di ingat bahwa tidak semua burung kutilang harganya murah. Inilah jenis jenis burung kutilang yang kita kenal :
Kutilang Biasa
Kutilang Emas, dan
Kutilang Sutera

Gambar Burung Kutilang Biasa

Gambar Burung Kutilang Emas

Gambar Burung Kutilang Sutera

Sekarang kita telah mengetahui Aneka Jenis Burung Kutilang, semoga dengan artikel singkat ini bisa memberikan kita pengetahuan yang berharga dalam memahami fauna yang ada di Indonesia. Untuk merawat burung kutilang dan aneka jenis burung berkicau lainnya temukan hanya di Km Kissawah

Meskipun tidak semua Kicau Mania menyukai burung kutilang karena kicauannya dianggap mati pada suatu lomba burung, namun tak ada salahnya juga bila kita mengetahui Jenis-Jenis Burung Kutilang yang populer di kalangan pecinta burung. Secara umum rawatan burung kutilang sangatlah mudah karena burung ini termasuk burung yang mudah jinak, namun alangkah lebih baik bila burung ini dibiarkan hidup bebas dialamnya, karena ditangkap dan dijual pun dengan harga yang sangat murah.

Kali ini Kissawa ingin berbagi info tentang Jenis-Jenis Burung Kutilang, perlu di ingat bahwa tidak semua burung kutilang harganya murah. Inilah jenis jenis burung kutilang yang kita kenal :
Kutilang Biasa
Kutilang Emas, dan
Kutilang Sutera

Gambar Burung Kutilang Biasa

Gambar Burung Kutilang Emas

Gambar Burung Kutilang Sutera

Sekarang kita telah mengetahui Aneka Jenis Burung Kutilang, semoga dengan artikel singkat ini bisa memberikan kita pengetahuan yang berharga dalam memahami fauna yang ada di Indonesia. Untuk merawat burung kutilang dan aneka jenis burung berkicau lainnya temukan hanya di Km Kissawah

Detail

Burung Kutilang

Mari kita mengenal Burung Kutilang (Pycnonotus aurigaster), mengapa mesti mengenal burung kutilang? karena burung ini waktu saya masih duduk ditaman kanak-kanak kerap kali kami nyanyikan dalam sebuah lagu yang bertema "Burung Kutilang" kalau bernyanyi tralala lala lala lili ... 

Lebih dari sebuah nyanyian ternyata Burung Kutilang memang gemar bernyanyi/berkicau dengan merdu di pucuk pohon yang dihinggapinya, entah kicauan itu untuk menghibur diri atau untuk memanggil temannya namun kicauannya bisa dikatakan sangat renyah dan nyaring. Berdasarkan pengamatan ternyata burung kutilang tampaknya suka hidup berkelompok dengan  burung kutilang lainnya. Meskipun masih satu keluarga dengan Burung Trucukan, namun burung ini kerap kali bertengkar untuk memperebutkan daerah kekusaan tempat mereka mencari makan.

Burung Kutilang termasuk burung yang mudah jinak, sehingga bila dirawat dengan baik burung ini akan menjadi burung yang pintar berkicau bahkan kicauannya bisa menirukan suara burung lain, apalagi bila dimaster dengan suara masteran yang cerewet, tentunya cerecetannya akan lebih panjang, sehingga Kutilang yang dirawat dari anakan akan melupakan suara Tut Tilung... Tilung... Tilung... yang dianggap suara mati bagi kicau mania yang kerap mengikuti lomba burung.

Selain Kutilang biasa (Pycnonotus aurigaster), ada dua kerabat dekatnya yang juga memiliki sebutan kutilang, yaitu kutilang mas / cucak kuning (Pycnonotus melanicterus) dan kutilang sutera / cucak kurincang (Pycnonotus atriceps). Kedua spesies ini banyak dipelihara sebagai burung master. Bahkan di Bangka-Belitung, cucak kurincang atau disebut penduduk setempat sebagai burung cep cep sudah dilombakan dan punya kelas khusus yang banyak peminatnya.

Habitat Kutilang
Tempat hidup burung kutilang tersebar luas hampir di seluruh penjuru nusantara seperti di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan bahkan di Malaysia dan Thailand burung ini juga ada. Bahkan di Malaysia burung ini di budidayakan dan dilarang diburu. Sementara di Indonesia burung ini masih banyak hidup bebas di tepian hutan, pinggir jalan dan pohon-pohon di taman penghijauan kota. 

Makanan Burung Kutilang
Di alam bebas burung kutilang suka memakan berbagai jenis serangga kecil seperti Jangkrik, Belalang, Laba-laba, Ulat dan berbagai jenis buah sepeti pepaya, keres, buah beringin dll. Namun burung kutilang dalam rawatan juga dapat diberi makan berupa Voer dan Pisang segar.

Meskipun tidak sedikit orang yang suka memelihara Burung Kutilang, ternyata bagi kicau mania dalam sebuah survei online menunjukkan bila burung ini lebih baik dibiarkan hidup bebas di alam liar karena untuk menghindari kepunahan juga kicauannya kurang disenangi para kicau mania.
Mari kita mengenal Burung Kutilang (Pycnonotus aurigaster), mengapa mesti mengenal burung kutilang? karena burung ini waktu saya masih duduk ditaman kanak-kanak kerap kali kami nyanyikan dalam sebuah lagu yang bertema "Burung Kutilang" kalau bernyanyi tralala lala lala lili ... 

Lebih dari sebuah nyanyian ternyata Burung Kutilang memang gemar bernyanyi/berkicau dengan merdu di pucuk pohon yang dihinggapinya, entah kicauan itu untuk menghibur diri atau untuk memanggil temannya namun kicauannya bisa dikatakan sangat renyah dan nyaring. Berdasarkan pengamatan ternyata burung kutilang tampaknya suka hidup berkelompok dengan  burung kutilang lainnya. Meskipun masih satu keluarga dengan Burung Trucukan, namun burung ini kerap kali bertengkar untuk memperebutkan daerah kekusaan tempat mereka mencari makan.

Burung Kutilang termasuk burung yang mudah jinak, sehingga bila dirawat dengan baik burung ini akan menjadi burung yang pintar berkicau bahkan kicauannya bisa menirukan suara burung lain, apalagi bila dimaster dengan suara masteran yang cerewet, tentunya cerecetannya akan lebih panjang, sehingga Kutilang yang dirawat dari anakan akan melupakan suara Tut Tilung... Tilung... Tilung... yang dianggap suara mati bagi kicau mania yang kerap mengikuti lomba burung.

Selain Kutilang biasa (Pycnonotus aurigaster), ada dua kerabat dekatnya yang juga memiliki sebutan kutilang, yaitu kutilang mas / cucak kuning (Pycnonotus melanicterus) dan kutilang sutera / cucak kurincang (Pycnonotus atriceps). Kedua spesies ini banyak dipelihara sebagai burung master. Bahkan di Bangka-Belitung, cucak kurincang atau disebut penduduk setempat sebagai burung cep cep sudah dilombakan dan punya kelas khusus yang banyak peminatnya.

Habitat Kutilang
Tempat hidup burung kutilang tersebar luas hampir di seluruh penjuru nusantara seperti di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan bahkan di Malaysia dan Thailand burung ini juga ada. Bahkan di Malaysia burung ini di budidayakan dan dilarang diburu. Sementara di Indonesia burung ini masih banyak hidup bebas di tepian hutan, pinggir jalan dan pohon-pohon di taman penghijauan kota. 

Makanan Burung Kutilang
Di alam bebas burung kutilang suka memakan berbagai jenis serangga kecil seperti Jangkrik, Belalang, Laba-laba, Ulat dan berbagai jenis buah sepeti pepaya, keres, buah beringin dll. Namun burung kutilang dalam rawatan juga dapat diberi makan berupa Voer dan Pisang segar.

Meskipun tidak sedikit orang yang suka memelihara Burung Kutilang, ternyata bagi kicau mania dalam sebuah survei online menunjukkan bila burung ini lebih baik dibiarkan hidup bebas di alam liar karena untuk menghindari kepunahan juga kicauannya kurang disenangi para kicau mania.
Detail
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Dunia burung - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger